HATI YANG MEMAHAMI KASIH ALLAH

by samuelyasa


2;18Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.(Efesus )

 
Seorang muda yg baru menerima Tuhan Yesus dalam hidupnya bertanya kepada  seniornya.  “Kak, apa yg saya perlukan untuk  menjadi seorang Kristen yg berhasil?” Seniornya menjawab, dengan bertelut, menangis dan patah hati!  Sebuah jawaban yang cukup mengagetkan
“Mana lebih baik patah hati, tapi pasti  memperoleh kesembuhan, atau tidak pernah patah hati tetapi hatinya kosong.”

 

Doa yg Paulus panjatkan kepada jemaatnya di Efesus adalah suatu doa yg indah, yg lahir dari sebuah kerinduan  akan pengenalan mereka untuk mengenal kasih Yesus. Banyak orang yg masih hidup dalam kekosongan hati, karena belum mengenal kasih Kristus. Sehingga jalan yang mereka lalui seolah tak berujung atau tak bertujuan. Kasih yg ditawarkan adalah kasih yg melampaui segala pengetahuan manusia, kasih yg dapat dirasakan bukan melalui rumusan matematika atau fisika, tetapi sebuah kasih yg tak tertepi, kasih yg sempurna, yg hanya dapat dipahami, dimengerti dengan merasakan, dan  percaya.Namun kesudahan dari penerimaaan kasih itu masih akan terus  berkelanjutan yaitu hidup dalam kebenaran dan pencapaian yg dikehendaki-Nya.Dalam berelasi dg sesama di  kantor, kampus,sekolah  atau gereja kita  pernah mengalami hal yang tidak menyenangkan: bertemu dg ”orang yg sulit”. Apa pun yg kita lakukan disalahartikan. Selalu berprasangka buruk terhadap kita. Kadang hal itu menjadi konflik batin kita juga, cukup menganggu aktifitas kita, sementara disatu  sisi, kita harus mengasihi dan hidup damai dgorang lain. Namun, ada orang yg menganggap kita seperti “kucing melihat anjing.” Membenci, bersikap sinis, bahkan kasar. Sangat menjengkelkan Tatkala Yesus belum menjadi bagian hidup, mungkin kita juga adalah pengacau hidup, untuk itu sebagai orang yg hatinya telah diisi denganKasih dan Terang , kita harus lebih memahami situasi yg terjadi, lebih memahami orang lain. Karena hati mereka masih sangat kosong dan kotor, kering dan tandus.Dengan memahami mereka maka kita akan bisa  membawa mereka kepada Terang yang sejati.                                                           hp