MENGISI KEKOSONGAN HATI (2)

by samuelyasa


38:17 Sesungguhnya, penderitaan yg pahit menjadi keselamatan bagiku; Engkaulah yg mencegah jiwaku dari lobang kebinasaan. Sebab Engkau telah melemparkan sgl dosaku jauh dari hdp-Mu.18 Sebab dunia orang mati tidak dapat mengucap syukur kpd-Mu, dan maut tidak dapat memuji-2 Engkau; orang-2 yg turun ke liang kubur tidak menanti-2 akan kesetiaan-Mu.19 Tetapi hanyalah orang yg hidup, dialah yg mengucap syukur kpd-Mu, seperti aku pada hari ini; seorg bapa memberitahukan kesetiaan-Mu kpd anak-2nya.20 TUHAN telah datang menyelamatkan aku! Kami hendak main kecapi, seumur hidup kami di rumah TUHAN.(Yesaya)

 

Suatu siang saya mendapat sebuah telepon yg cukup mengagetkan, karena suara pertama hanya menyebut nama saya, setelah itu berisi isakkan tangis, setelah menanti beberapa waktu, kemudian munculah beberapa patah kata yg disertai dengan isakkan kecil. Kalimat-2 yg dikeluarkan sungguh memiluhkan hati saya, karena yg disebrang sana merasa tidak kuat lagi menjalani rumah tangga, hatinya terasa hampa, pedih, sendiri dan keinginannnya mau pergi saja dari dunia ini.

Dalam menghadapi kepedihan hidup ini, kalau kita tidak membawa hati  dihadapan Tuhan, akan sulit bagi kita untuk menghadapinya. Karena kalau hati kita seperti orang mati, maka Firman Tuhankatakan dunia orang mati tidak dapat memuji Tuhan, apalagi bersyukur pada Tuhan. Sebaliknya, orang yg hiduplah yang dapat bersyukur kepada Tuhan, yg dapat menantikan kesetiaan Tuhan.

 

Banyak orang yg merasa kesepian, meskipun dia sedang berada ditengah2 gemerlap pesta. Tekanan demikian berasal dari sebuah ruang yg gelap dalam hati manusia. Bagian hati yg sunyi, sepi dan senyap, kosong dan hampa. Banyak orang yg mencoba lepas dari hal tersebut dg lari pada hal2 yg mereka pikir bisa melepaskan diri mereka dari kehampaan. Pesta narkoba, free sex, clubbing, dugem, kekerasan dan sejenisnya, sering menjadi pelarian. Tapi, semuanya adalah kesia-2an, ketika semuanya selesai, mereka akan kembali berhadapan dg kehampaan.Francis Blaise Pascal,seorang ahli fisika pernah berkata bahwa dlm hati manusia terdapat ruang kosong yg tak dapat diisi oleh apa pun. Bagian ini seharusnya adalah milik Yesus. Hanya Yesus yg mampu mengisinya. Mari tinggal didalam DIA.  Amin                                           hp