SUKACITA

by samuelyasa


Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!                                                          Filipi 4:4

 

            Sukacita merupakan perasaan yang ingin dimiliki oleh semua orang. Manusia mengupayakan berbagai cara untuk mendapatkannya. Ada yang berupaya dengan berekreasi dan mencari berbagai hiburan, tetapi ternyata itu hanya memberikan sukacita pada saat sedang menikmati hiburan atau rekreasi tersebut. Ada yang mengejar keinginannya yang dianggap mendatangkan sukacita, misalnya berhasil turun berat badan, berhasil naik jabatan, dll. Sementara yang lebih positif akan selalu mengusahakan dirinya untuk terfokus memikirkan segala hal yang baik, berusaha menciptakan sukacita dari dirinya sendiri tanpa harus dipengaruhi situasi dari luar dirinya. Permasalahannya, sanggupkah manusia menciptakan sukacita tersebut?

Rasul Paulus mengingatkan jemaatnya di Filipi untuk senantiasa bersukacita dalam Tuhan. Diri manusia tidak akan sanggup menjadi sumber sukacita yang sejati karena dosa merusak kehidupan manusia. Satu-satunya yang sanggup memberikan sukacita sejati hanya Tuhan yang telah menyatakan anugerah kasih-Nya kepada kita dan senantiasa menyertai hidup kita dari hari ke hari. Paulus adalah seorang rasul yang sungguh-sungguh menyadari akan hal ini. Ia menghadapi berbagai penderitaan di dalam pelayanannya, tetapi ia masih bisa tetap bersukacita dengan memuji Tuhan. Sebagai umat Tuhan yang sudah mengalami segala kebaikan Tuhan, sudah seharusnya kita belajar untuk bersukacita di dalam Dia. Inilah yang dapat menjadi kesaksian bagi banyak orang bahwa Kristus adalah sumber sukacita sejati. Merenungkan bagian ini mengingatkan kita pada satu lagu anak sekolah minggu yang sangat sederhana tetapi bermakna:

Dalam suka, duka ‘ku ‘kan tetap tersenyum

Diolok, dihina, ‘ku ‘kan tetap tersenyum

Kar’na kutahu Tuhan Yesus sertaku

Apapun terjadi ‘ku ‘kan tetap tersenyum

 

Tuhan Yesus, Sang Sumber sukacita kami, tolonglah kami yang lemah untuk senantiasa mensyukuri kebaikan-Mu sehingga kami dapat bersukacita di dalam Engkau. Amin.                                     va