RUSAKNYA KESADARAN ILAHI

by samuelyasa


Mereka menggantikan kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana, burung-burung, binatang-binatang yang berkaki empat atau binatang-binatang yang menjalar.                                                                      Roma 1:23

 

            Jika kita perhatikan kehidupan manusia di dunia, kita akan menemukan adanya agama atau kepercayaan terhadap adanya oknum yang lebih berkuasa dari pada manusia di dalam setiap kehidupan masyarakat. Agama atau kepercayaan tersebut bisa sangat beragam, mulai dari monoteisme (percaya adanya satu Tuhan) sampai politeisme (percaya banyak dewa). Hal ini terjadi karena Tuhan memang menciptakan manusia dengan kesadaran ilahi (kesadaran akan adanya Tuhan). Ketika manusia jatuh ke dalam dosa, kesadaran ilahi yang merupakan kebutuhan rohani manusia tidak hilang dalam dirinya, tetapi dosa membuat cara pemenuhan kebutuhan tersebut menjadi salah. Manusia yang sudah melawan Tuhan memenuhi kebutuhan rohaninya dengan menyembah kepada ciptaan Tuhan yang sebenarnya secara status Tuhan tempatkan di bawah kekuasaan manusia (Kejadian 1:28), bahkan tidak jarang ritual dan tuntutan agama menjadi belenggu yang mengikat manusia.

Sudah tentu semua cara yang berangkat dari manusia berdosa tidak akan sanggup memenuhi kebutuhan rohani tersebut secara utuh. Bahkan jika dilihat lebih dalam lagi ternyata motivasi manusia membangun agama ternyata bersifat sangat egois. Segala ritual dan kebajikan dilakukan dengan tujuan oknum yang disembah bersedia memenuhi apa yang menjadi keinginan manusia (rejeki, keamanan, kedamaian, keselamatan, dll.). Ini menunjukkan betapa manusia berdosa sungguh-sungguh menolak Tuhan sebagai satu-satunya Oknum yang sanggup memenuhi kebutuhan rohani secara utuh, sehingga manusia masih merasa kosong, bahkan masih meragukan keselamatan jiwanya.

Ada begitu banyak orang yang mengalami hal tersebut, maka sebagai orang yang sudah menerima Tuhan, mari kita membawa mereka untuk mengenal Tuhan yang sejati.

 

Terima kasih Tuhan karena Engkau telah menyatakan diri-Mu kepada kami sehingga kami dapat mengenal dan berbakti kepada-Mu. Amin.                                                                                                        va

Iklan