KEKOSONGAN MANUSIA DAN UPAYA PEMENUHANNYA

by samuelyasa


Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.                                                 Matius 9:36

 

 

            Bagian awal lagu People Need The Lord yeng berbunyi: “…, empty people filled with careheaded who knows where mau mengangkat fakta bahwa ada begitu banyak manusia yang hidupnya mengalami kekosongan. Dalam wikipedia dijelaskan bahwa kekosongan (emptiness) merupakan kondisi manusia yang mengalami kejenuhan, keterasingan, apatis, depresi, tidak bisa menikmati kesenangan, tanpa harapan; bahkan bisa sampai mengalami gangguan mental. Beberapa solusi yang ditawarkan misalnya dengan memiliki hewan peliharaan, menjadi relawan dalam kegiatan-kegiatan sosial ataupun bergabung dalam kelompok-kelompok/club.

Di dalam Injil Matius, Tuhan Yesus menggambarkan kondisi manusia yang kosong dengan beberapa gambaran:

lelah: kelelahan secara mental karena berbagai tuntutan adat, agama dan tuntutan yang mengikat manusia, maupun lelah secara fisik karena ada penyakit yang diderita;

terlantar: satu keadaan seperti sebuah benda yang dihempaskan lalu pecahannya terserak ke mana-mana, dosa menghempas kehidupan manusia sehingga manusia menjalani hidup dengan tujuan yang salah, bahkan tanpa tujuan;

domba tak bergembala: kondisi domba yang akan segera menuju kematian karena tidak bisa melindungi diri dari serangan hewan pemangsa, demikian juga dengan manusia berdosa yang akan selalu diserang oleh si jahat dan akhirnya menuju pada kebinasaan kekal tanpa ada yang mengarahkan dan menolong.

Kondisi tersebut tidak bisa dislesaikan dengan cara-cara yang dunia tawarkan. Cara-cara tersebut hanya bersifat sementara dan tidak membereskan sampai ke akar permasalahannya, yaitu dosa. Satu-satunya solusi hanya di dalam Kristus. Di dalam pelayanan-Nya Tuhan Yesus tidak hanya membereskan permasalahan fisik manusia, tetapi Ia sanggup membereskan sampai pada permasalahan dosa.

 

Mari undang Yesus untuk mengisi kekosongan hidup kita.                 va