KEHILANGAN KEMULIAAN

by samuelyasa


1:26 Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” 27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

1:31 Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam

(Kejadian)

 

 

Ada beberapa alasan penting mengapa manusia dianggap sebagai ciptaan yang mulia. Antara lain:

  • Manusia diciptakan oleh Allah yang Mulia untuk tujuan kemuliaan-Nya dan menikmati kemuliaan-Nya
  • Manusia dijadikan seturut dengan gambar dan teladan Pencipta-Nya. Sang Pencipta yang Mulia memberikan gambaran kemuliaan-Nya pada ciptaan-Nya, manusia.
  •  Kepada yang termulialah dipercayakan sebagai mandataris-Nya; pemegang mandate atas segala ciptaan yang ada.
  • Dari segala yang diciptakan-Nya, manusia diciptakan sebagai penutup atau penuntas segala ciptaan-Nya, yakni di hari ke-enam tatkala segala sesuatu telah disiapkan dan disediakan bagi manusia untuk menikmatinya, menaklukkannya, menguasainya.

 

Renungkan. Namun fakta yang terjadi dalam keberdosaan, manusia telah kehilangan kemuliaan-Nya sehingga manusia juga kehilangan kemuliaannya, sehingga manusia terus mencari dan membangun kemuliaannya dengan tidak mengindahkan lagi kemuliaan-Nya. Ketika Sang Mulia hendak memulihkan kemuliaan-Nya apakah manusia merespon dengan tepat? Atau justru sedang disibukan dan dibingungkan dengan berbagai agenda untuk memuliakan dirinya? Kemuliaan yg palsu.jp