KEHILANGAN KEINTIMAN

by samuelyasa


3:23 Lalu TUHAN Allah mengusir dia dari taman Eden supaya ia mengusahakan tanah dari mana ia diambil.24 Ia menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempatkan-Nyalah beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan.(Kejadian)

 

59:2 tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.

Yesaya

 

Salah satu keterhilangan yang besar dalam hidup manusia adalah hubungan dengan Allah. Hubungan dengan Allah melebihi nafkah yang IA berikan kepada manusia; keintiman dengan-Nya melebihi kelimpahan segala berkat yang dipercayakan-Nya kepada manusia. Hubungan ini lebih tinggi dan bernilai ketimbang posisi pengauas yang diberikan-Nya. Mengapa demikian? YA, karena manusia diciptakan serupa dengan Gambar-Nya; serupa dengan diri-Nya sendiri. Manusia kehilangan keintiman dengan-Nya.

 

Sibuk! Sibuk! “Saya tidak ada waktu! Saya sibuk, pekerjaan saya banyak!” Berapa sering kita memperkatakan hal itu atau kita mendengar kalimat seperti itu. Manusia itu sungguh “luar biasa,” diberikan Tuhan waktu namun begitu sulit memberikan waktu yang khusus bagi Tuhan, yang ada terkadang waktu yang tersisa, tersisa dari kesibukan, dari keletiham, dari rutinitas, sehingga yang “tersisa” itu hanya menjadi seperti basa-basi, tidak terjalin hubungan yang intim, yang dekat,yang hangat anatara manusia dengan Dia, Sang Waktu itu sendiri.Bagaimana dengan hidup kita, adakah masih ada keintiman antara kita dengan Allah, adakah komunikasi dua arah yang kita lakukan, bukan sekedar berbicara kepada Allah tetapi juga mendengarkan suara-Nya.

Renungkan.Pernahkan anda sadari, karena hubungan yg rusak inilah IA memberikan Yesus untuk memulihkan hubunganmu dengan-Nya? jp