MENDAPATKAN NAMUN KEHILANGAN

by samuelyasa


3:1 Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: “Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?”2 Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: “Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan,3 tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati.”4 Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: “Sekali-kali kamu tidak akan mati, 5 tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.” 6 Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminya pun memakannya.(Kejadian)

 

Begitu taktisnya pertanyaan yang diajukan oleh ular kepada perempuan itu, dengan menggunakan nama Allah dan mengubah sedikit pernyataan mampu memikat dalam dialog yang akhirnya menjebak dalam kesalahan dan dosa bagi Hawa dan suaminya, Adam.

Penawaran untuk MENDAPATKAN sesuatu menjadi daya tarik utama. MENDAPATKAN adalah sebuah istilah yang bersifat progresif, menguntungkan, menambahkan sesuatu, dan hampir setiap kita menyukainya. Dengan demikian tidak pernah terbayangkan bahwa ketika kita mendapatkan sesuatu maka kita akan kehilangan atau menjadikan kurang, atau merugi terhadap sesuatu yang telah kita miliki.

Namun sayangnya tidak demikian dengan penawaran ular (iblis). Manusia justru kehilangan sesuatu justru ketika mendapatkan tawaran ular; sesuatu yang justru jauh lebih luar biasa, jauh lebih berharga, jauh lebih mulia, jauh lebih indah dari apa yang ditawarkan oleh ular.

 

Renungkan. Apakah penawaran iblis selalu muncul lebih menggiurkan dibanding dg janji-2 Allah yg harus disertai ketaatan kpd-Nya?                 jp