Allah atau Mamon

by samuelyasa


Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci  yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.”                                                                                     (Lukas 16:13)

Mamon adalah istilah yang dipakai untuk kekayaan. Kata ini dipakai untuk menunjuk aspek yang tidak patut dari kekayaan (bukan ketidakpatutan dari kekayaan itu sendiri), melainkan sikap seseorang terhadap kekayaan. Bentuk kata ini pada mulanya berarti ‘menimbun’ atau ‘menumpuk’. Iman Kristen pada prinsipnya tidak melarang umat memiliki kekayaan atau menjadi kaya, lalu mengapa Mamon ini menjadi perhatian penting bagi Tuhan Yesus? Jika berkaitan dengan sikap yang tidak patut, sikap seperti apa yang dimaksudkan?

Lukas disebutkan Mamon sebagai sesuatu yang tidak jujur, yang berarti mencari keuntungan dengan jalan tidak jujur, keuntungan yang dicari dengan motif-motif egois, keserakahan, yang menguasai seseorang. Inti dari pengertian Mamon itu tidak sekedar ingin memiliki dan menguasai banyak harta, tetapi harta telah menjadi fokus utama kehidupan manusia.  Sehingga orang akan mendasarkan dan mengukur segala sesuatu dengan materi, uang harta. Sikap ‘serakah atau tamak’ terhadap kekayaan inilah yang tidak patut. Sikap serakah/tamak sebenarnya bukan hanya sekedar sikap yang ingin memperoleh banyak uang atau harta, tetapi sesungguhnyanya merupakan suatu hawa nafsu yang liar dan tidak pernah terpuaskan sehingga orientasi hidup dialihkan secara total kepada keinginan yang duniawi. Sikap orang yang serakah dalam kekayaan berarti mereka secara sengaja dan sadar untuk menjadikan Mamon sebagai penentu hidupnya. Bahkan orang akan rela menghalalkan segala cara untuk meperoleh kekayaan, dan memuaskan hawa-nafsu duniawi.

Ketika seseorang serakah terhadap kekayaaan sebenarnya ia telah menyembah dan mengabdi kepada ilah lain, yang membuat mata batin dan imannya menjadi buta. Sebab hatinya telah dirampas menjadi milik Mamon, dan menjadi hamba Mamon. Ingat bahwa pengabdian kepada mamon dan pengabdian kepada Allah saling bertentangan. Memiliki kekayaan tidak salah, tapi jangan sampai kekayaan menggantikan posisi Allah dalam hidup kita, dan menjadikannya sebagai yang paling utama dalam hidup kita.