MISI → ISI HATI ALLAH

by samuelyasa


3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. 17 Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.                                                                                           (Yohanes)

Perenungan tentang Misi à Isi Hati Allah di hari ini lebih menandaskan bahwa pelaksanaan misi Allah harus dikendalikan, diisi dan berorientasi kepada isi Hati Allah.  Bagi saya hal ini sangat krusial karena tanpa memahami isi hati Allah maka pelaksaan misi akan sangat melenceng dari maksud dan tujuan Allah sang Pemberi mandat.

Tidak jarang penegakan misi gereja diwarnai dan disemangati oleh nilai-nilai parsial dan local, dan enggan melihatnya sebagai kehendak Allah yang menyeluruh. Belum lagi dibumbui oleh berbagai kepentingan untuk membangun kerajaan gereja atau pribadi yang di atas namakan TUHAN.

Seorang pengkhotbah mengatakan dengan tegas bahwa gereja tidak perlu repot-2 membangun visi dan misinya karena semua telah dinyatakan Tuhan di dalam firman-Nya (Alkitab). Seberapa jitu sebuah gereja meletakkan visi dan misinya dipengaruhi oleh seberapa banyak sebuah gereja menggumulkan firman Tuhan untuk menemukan maksud dan kehendak Tuhan dalam konteksnya.

Sebenarnya misi Allah itu tidak ruwet dan njelimet karena semuanya telah tegas dinyatakan-Nya. nats bacaan kita hari ini contohnya. Allah mau manusia tidak binasa melainkan mengalami kasih-Nya. mulai dari substansi sampai konsepnya sudah jelas di Alkitab, hanya ketika mengejawantahkan dalam konteks kehidupan itulah yang harus dipikirkan dengan baik, karena sebenarnya misi kita ini bukan sekedar penindak lanjut misi Allah, atau pewarta misi (kasih) Allah melainkan integral  dalam misi yang Allah kerjakan.                                                                   jp

Apakah anda mau memahami misi Allah lebih dalam? Mulailah dengan membaca dan menggumuli firman Tuhan. Anda temukan di sana.