Peranan Doa dalam Mengerjakan Misi Allah

by samuelyasa


Siang malam kami berdoa sungguh-sungguh, supaya kita bertemu muka dengan muka dan menambahkan apa yang masih kurang pada imanmu.                                                             1 Tesalonika 3:10

 

Kegigihan merupakan sebuah faktor yang sangat menentukan keberhasilan kita dalam mengerjakan misi Allah. Dan itu sudah sering terbukti dan menjadi salah satu faktor penentu kesuksesan dalam mengerjakan misi Allah yang bahkan terkadang lebih berkhasiat dari ilmu atau modal yang kita miliki. Kegigihan memang akhirnya sangat dekat dengan karakter kesabaran. Dalam menghadapi masalah ketika mengerjakan misi Allah, seberapa besar kesabaran kita untuk terus berharap pada Tuhan dalam doa? Karena seringkali ketidaksabaran ini menjadi penghalang terbesar bagi kita untuk menikmati janji-janji Tuhan yang akan membawa kita pada kemenangan atas setiap persoalan.Ketika kesulitan datang, mungkin awalnya kita terus berdoa dengan rajin, tapi ketika jawaban tidak kunjung datang secepat yang kita kehendaki, intensitas doa pun menurun, bahkan mungkin pada satu saat berhenti total. Mungkin dengan bersegera kita mencari alternatif-alternatif lain akibat merasa kecewa kepada Tuhan. Sebagian lagi hanya menganggap doa seperti mengirim paket permintaan semata. Ada perlu baru berdoa, jika semua berjalan sesuai keinginan, maka doa pun tidak dibutuhkan lagi. Padahal doa merupakan sarana bagi kita untuk berhubungan dengan Tuhan. Semakin rajin kita berdoa, hubungan kita akan semakin dekat, kita pun akan semakin peka terhadap suaraNya. Bagaimana kita bisa bersama-sama mengerjakan misi-Nya di dunia, jika kita sangat jarang berbicara dan mengerti kehendak-Nya dalam doa dan firman? Paulus seorang pemberita Injil yang juga kenyang dengan pengalaman baik itu yang penuh dengan bahaya karena keberadaannya ditolak maupun pengalaman diterima dengan mudah oleh orang-orang yang ditemuinya.Paulus juga bertahun-tahun bekerja di lading-Nya siang dan malam. Artinya jam terbang pelayanan sebagai pekerja misi sudah sangat tinggi. Tapi itu tidak membuat Paulus menjadi orang yang sok mengerti rencana dan kehendak Tuhan. Dikatakan, siang malam kami berdoa sungguh-sungguh..artinya Paulus menjaga betul kehidupan doanya.Dalam kesabarannya dia menanti jawaban Tuhan untuk bisa bertemu dengan jemaat di Tesalonika.Dalam doanya dia berharap mendapatkan hikmat dari Tuhan untuk dapat terus membimbing jemaat Tesalonika.Pekerja senior saja tetap berdoa. Kita?(ant)

Doa: Bapa ajarku untuk dapat memelihara persekutuanku dengan-Mu. Amin.