Mengerjakan Misi Allah dengan Karuniaku

by samuelyasa


Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah.”                                                                               1 Petrus 4:10

 

Teks firman Tuhan ini menyatakan  bahwa semua anak Tuhan adalah pelayan dan semua anak Tuhan menerima karunia untuk melayani.Mengerjakan misi Allah berarti ikut ambil bagian dalam pelayanan.Dan saat ini banyak orang Kristen  yangmenyatakan bahwa mereka sudah melayani:  ada yang terlibat dalam pelayanan musik pujian, tim bezuk, tim pendoa, bahkan sudah menyampaikan firman Tuhan di kelompok sel atau persekutuan-persekutuan doa.  Namun tidak jarang juga orang Kristen yang alergi dengan pelayanan dengan alasan malas, sibuk, tidak punya talenta dan sebagainya.  Mengapa kita harus melayani Tuhan?  Pertanyaan ini seharusnya tidak perlu dipertanyakan lagi.Karena Tuhan sendiri telah meneladankan hidupnya dengan telah terlebih dahulu melayani kita;  Dia memberikan hidupNya bagi kita.  Alkitab menyatakan:  “…Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”  (Matius 20:28).  Itulah sebabnya kita harus mengikuti teladanNya.  Tidak ada alasan untuk tidak melayani Tuhan karena kita diciptakan untuk melayani Dia,  “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya.  Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.”  (Efesus 2:10).  Paulus pun menyampaikan ini kepada jemaat di Galatia,  “…Ia, yang telah memilih aku sejak kandungan ibuku dan memanggil aku oleh kasih karuniaNya, berkenan menyatakan Anak-Nya di dalam aku, supaya aku memberitakan Dia di antara bangsa-bangsa…”  (Galatia 1:15).

Petrus melengkapi apa yang disampaikan oleh Paulus, bahwa dalam melayani dan mengerjakan misi Allah, setiap kita diberikan karunia yang merupakan kemampuan-kemampuan rohani yang diberikan Tuhan untuk memperlengkapi orang-orang percaya oleh karya Roh Kudus.  Jadi setiap orang percaya, tanpa terkecuali, menerima karunia dari Tuhan.  Karena itu tidak ada alasan bagi kita untuk tidak melayani Tuhan. Maka apa pun bentuk pelayanan dan misi yang kita akan kerjakan, baik itu berkotbah, mengajar, menginjil, menyanyi, bernubuat dan sebagainya harus dengan karunia itu, bukan dengan kekuatan atau kepintaran kita sendiri.  Jangan tunda-tunda waktu untuk melayani! (ant)

 

Doa: Tuhan mampukanku mengerjakan misi Allah sesuai karuniaku.