Mengerjakan Misi Allah: Membawa Sahabatnya Kepada Yesus

by samuelyasa


43“Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: “Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret.”… 45Kata Filipus kepadanya: “Mari dan lihatlah!” Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: “Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!”            Yohanes 1:43, 45

Jika kita mempercayai bahwa misi bukan urusan siapapun melainkan hanya  urusan Allah, dan semata-mata misi hanyalah sebuah tujuan akhir bagi kita, maka kita sedang menuju kegagalan sebagai gereja. Karena bisa jadi gereja hanya duduk dan menunggu.Gereja tidak punya alasan untuk melakukan sesuatu atau sebaliknya gereja hanya memaksakan rencana-rencananya sendiri. Di satu sisi, pandangan fatalistis seperti ini memberikan alasan yang besar bagi gereja yang lelah dan telah kehilangan arah, sehingga gereja tergoda untuk berkata: “apa yang mungkin kami berikan atau kami lakukan? Allah pasti akan melakukan apa yang ingin Ia lakukan tanpa ragu, sehingga apa yang kita kerjakan tidak akan berarti apa-apa (tidak akan ada pengaruhnya).”Pernyataan yang sangat merendahkan Kekuasaan Allah! Atau di sisi lain, Gereja lebih bersikap arogan, hanya duduk dan merasa aman dengan kepengurusan dan program-programnya, sambil berasumsi bahwa apapun yang dikerjakan gereja pasti benar karena gereja berada di pihak Allah.  Suatu posisi yang mengurangi pengharapan dan meniadakan kerendahan hati. Kedua posisi gereja ini mengabaikan peran sesungguhnya yang disediakan Allah bagi orang percaya. Mandat untuk memberitakan Injil memang tercatat diberikan pada waktu Yesus terangkat ke Sorga, tapi banyak peristiwa yang tercatat sebelum mandat itu diberikan Roh Kudus juga tidak sedang mengambil sikap menunggu waktu Yesus naik ke Sorga.Roh Kudus aktif bekerja dalam hati Filipus untuk menjadi pemberita Injil bagi sahabatnya Natanael.  Filipus yang demikian terbiasa mendengar tuntunan Roh Kudus, juga taat menjadi pemberita Injil bagi sida-sida dari Etiopia dalam perjalanan ke Gaza dari Yerusalem meskipun pada waktu itu Filipus berada ditanah Samaria (Kis 8).Mengerjakan misi Allah berarti senantiasa aktif mendengarkan suara Allah untuk melakukan sesuatu yang menjadi bagian untuk kita kerjakan dalam kesatuan dengan misi-Nya.    ant

 

DOA: Bapa tolongku senantiasa aktif dengar suara-Mu ‘tuk memberitakan Injil.