BUKTIKAN NILAIMU!

by samuelyasa


4:12″Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.”                                                                        (1 Timotius)

Evan Roberts mirip dengan Timotius.  Meskipun masih muda, tetapi penambang muda ini mengawali kebangunan rohani dahsyat di Wales, tahun 1904. Dia tidak punya kemampuan berpidato. Buku bacaanya juga tidak banyak. Satu-satunya buku yang dia kenal adalah Alkitab, tapi Firman Tuhan itu membuat rohnya menyala-nyala. Suatu hari, Tuhan memberi wahyu kepadanya bahwa bakal terjadi kebangunan rohani di Wales. Dibakar oleh visi itu, Roberts berusaha mencari kesempatan untuk berkhotbah. Dia minta ijin pada pendetanya supaya boleh berkhotbah. Mulanya, pendetanya tidak mengjinkan, tapi melihat Roberts begitu antusias, akhirnya diijinkan juga. “Baiklah, Kamu boleh khotbah pada kebaktian Rabu malam,” kata pendetanya, “itu pun jika ada yang mau mendengarkan kamu.”  Ternyata ada 17 orang yang bersedia menyimak khotbah Roberts. 1) mengakui dosamu di hadapan Tuhan; (2) menghilangkan kebiasaan yang tidak berkenan di hadapan Tuhan; (3) tunduk pada arahan Roh Kudus; dan (4) bersaksi tentang Kristus .Itu 4 point yg disampaikan. Malam berikutnya, lebih banyak orang yang ingin mendengar khotbah anak muda ini dan api kebangunan ini meyebar dengan cepat ke seluruh negara itu..Dalam waktu 30 hari, ada 37 ribu orang yang bertobat dan menerima Kristus sebagai juru selamat pribadi. Hanya dalam waktu lima bulan, ada 100 ribu orang bertobat ,Kemudian api Roh Kudus bergerak ke Eropa Barat dan Utara. Api kebangunan itu lalu melanda Norwegia,Afrika, India, Cina, Korea, dan Amerika,ada sekitar 20 juta jiwa ketika kebangunan melanda Amerika ketika itu. Usia bukan penghalang untuk melayani dan hidup menjadi berkat, mari kita kobarkan api iman kita, agar bisa mempengaruhi orang lain  dan memuliakan Tuhan.

hp