KOMUNITAS DALAM KOMUNITAS

by samuelyasa


5:13 “Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. 14 Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. 15 Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. 16 Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”                                                             (Matius)

 

 

Dalam seri khotbah dan Gembala edisi Agustus 2012 kita telah membicarakan definisi dan implikasi gereja secara panjang lebar. Dan kita setuju bahwa gereja Allah yang Am sesungguhnya persekutuan orang-2 kudus, satu komunitas yang menjadi milik Allah sendiri yang dipanggil keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib. Gereja menjadi komunitas yang berbeda dengan komunitas dunia.

Pertanyaan yang seharusnya diajukan, mengapa TUHAN tidak merancang gereja-Nya untuk dipisahkan dari dunia yang berdosa, bahkan meletakkannya di tengah-2 dunia ini?  Bukankah itu justru menjadi tidak mudah bagi gereja TUHAN untuk menjaga dan mempertahankan imannya? Bukankah ketika dipisahkan atau dijauhkan justru mengkondisikan kehidupan gereja yang tidak tercemari oleh pola kehidupan dunia?

Yang jelas jawaban dari semua pertanyaan di atas adalah TIDAK. IA tidak akan memisahkan gereja-Nya dari dunia ini. Gereja TUHAN adalah komunitas yang berada di tengah-2 komunitas, dan justru untuk itulah komunitas Allah ini dipanggil. Komunitas Allah harus bersifat missioner yang berarti menjadi berkat, memberikan dampak, menjadi teladan dan memenangkan jiwa bagi Tuhan. Semua ini tidak akan tercapai bila komunitas Allah hanya bersifat eksklusif, dipisahkan dan tidak bersentuhan dengan komunitas dunia. Komunitas Allah harus berada di tengah-2 komunitas dunia. Yang penting mintalah hikmat-Nya utk melakukannya.  jp