DISELAMATKAN DARI KOMUNITAS

by samuelyasa


2:40 Dan dengan banyak perkataan lain lagi ia memberi suatu kesaksian yang sungguh-sungguh dan ia mengecam dan menasihati mereka, katanya: “Berilah dirimu diselamatkan dari angkatan yang jahat ini.”                                                                     (Kisah Para Rasul)

 

 

6:5 Lalu kataku: “Celakalah aku! aku binasa! Sebab aku ini seorang yang najis bibir, dan aku tinggal di tengah-tengah bangsa yang najis bibir, namun mataku telah melihat Sang Raja, yakni TUHAN semesta alam.”                                                                                        (Yesaya)

 

 

Kita menerima sebagai fakta atau tidak, sesungguhnya kita sedang tinggal dan hidup bersama dalam sebuah komunitas yang besar yang memiliki kesamaan satu dengan yang lainnya, yakni komunitas orang yang berdosa. Entah itu dalam skala kecil atau besar, local ataupun global, Alkitab menyebutkan semuanya berdosa dan tidak ada yang tidak berdosa (Roma 3:23).  Dosa inilah yang memberikan nilai dan kesamaan bagi kita.

Petrus menggunakan istilah  angkatan yang jahat dan Yesaya menyebut dirinya sebagai orang yang najis bibir dan hidup di tengah-2 bangsa yang najis bibir – berarti kita sebagai orang berdosa yang memang hidup di tengah-2 (di dalam) komunitas yang berdosa.  Dari kondisi seperti inilah oleh kasih karunia Allah kita diselamatkan dan berdiri tegak di hadapan Sang Raja yakni Tuhan semesta Alam.

Berilah dirimu diselamatkan adalah penggunaan tata bahasa yang menarik. Berilah adalah kata perintah yang mengkondisikan seseorang mengambil tindakan, dan hal ini bernuansa posistif. Namun di sisi lain kata diselamatkan bernuansa negatif, di mana seseorang tidak dapat melakukannya sendiri dan membutuhkan pihak lain untuk melakukan tindakan agar kita selamat. Seharusnya kebenaran ini mengingatkan kita bahwa untuk terlepas dari komunitas yang berdosa adalah sesuatu yang mustahil kita lakukan. Bila saat ini kita menemukan diri sebagai bagian komunitas Allah, berarti kita telah dilepaskan dan diselamatkan dari sebuah komunitas berdosa. Itu adalah anugerah Allah yang tak terkira.              jp