TANTANGAN DARI LUAR

by samuelyasa


1 Ketika Sanbalat mendengar, bahwa kami sedang membangun kembali tembok, bangkitlah amarahnya dan ia sangat sakit hati. Ia mengolok-olokkan orang Yahudi 2 dan berkata di hadapan saudara-saudaranya dan tentara Samaria: “Apa gerangan yang dilakukan orang-orang Yahudi yang lemah ini? Apakah mereka memperkokoh sesuatu? Apakah mereka hendak membawa persembahan? Apakah mereka akan selesai dalam sehari? Apakah mereka akan menghidupkan kembali batu-batu dari timbunan puing yang sudah terbakar habis seperti ini? 3 Lalu berkatalah Tobia, orang Amon itu, yang ada di dekatnya: “Sekalipun mereka membangun kembali, kalau seekor anjing hutan meloncat dan menyentuhnya, robohlah tembok batu mereka.” Nehemia 4:1-2

Gereja memang menghadapi kehidupan yang pelik dalam pelayanannya. Selain persoalan dan tantangan dari dalam gereja, gereja juga akan diperhadapkan dengan tantangan dari luar gereja. Inilah yang dihadapi Nehemia dan umat Israel ketika akan memulai pembangunan tembok Yerusalem yang roboh. Nehemia dan umat Israel bisa mengatasi pergumulan dari dalam mereka (menyatukan umat), namun ternyata persoalan dari luar datang. Sanbalat, Tobia dan orang-orangnya ternyata tidak senang dengan rencana Nehemia yang ingin membangun kembali tembok Yerusalem. Mereka berusaha melemahkan semangat Nehemia dan kawan-kawannya. Mereka bahkan mengancam keselamatan Nehemia dan umat Israel, sehingga memaksa Nehemia menyiagakan pasukan untuk berjaga selama pembangunan dikerjakan (ps.6-7).
Ketika kita merencanakan dan mencanangkan program-program pelayanan yang membangun kehidupan masyarakat demi pekabaran Injil Kristus, kita akan diperhadapkan dengan tantangan dari luar yang memang tidak suka dengan kekristenan. Mereka yang tidak suka dengan kekristenan akan menantang dan berusaha melemahkan kita. Oleh sebab itu kita perlu belajar dari Nehemia dan orang Israel. Mereka terus maju namun dengan tetap berjaga-jaga agar keselamatan umat terjaga. Pelayanan kita akan selalu mendapat tantangan, tapi biarlah itu membuat kita terus berlutut mengandalkan Tuhan. Kvn