TANTANGAN DARI DALAM

by samuelyasa


Bahkan dari antara kamu sendiri akan muncul beberapa orang, yang dengan ajaran palsu mereka berusaha menarik murid-murid dari jalan yang benar dan supaya mengikut mereka.                               Kis.20:30

 

Dalam kehidupan bergereja, tantangan bisa datang dari luar mau pun dari dalam gereja.Yang paling berbahaya ialah tantangan dari dalam, karena tantangan dari dalam dapat menimbulkan perpecahan dalam jemaat sedangkan tantangan dari luar justru bisa membuat jemaat bersatu (meskipun keduanya bisa menjadi pergumulan yg serius bagi gereja). Tantangan dari dalam bisa bermacam-macam bentuknya, misalnya: beda pandangan tentang doktrin; tradisi pendahulu yang sulit diubah; perbedaan konsep strategi pelayanan; terbentuknya pengelompokan suku; adanya motivasi yang salah dalam melayani; dan lain-lain. Paulus, ketika akan berpisah dengan para penetua dan jemaat yang ia layani, mengingatkan mereka bahwa akan ada dari antara mereka orang-orang yang bisa menghalangi pelayanan pekerjaan Tuhan. Orang-orang tersebut akan mengacaukan pengajaran yang murni dan berusaha menarik anak-anak Tuhan untuk mengikuti ajaran mereka.

 

Tantangan dari dalam kehidupan bergereja sulit untuk dihindari dan ini menjadi PR yang rumit untuk dipecahkan.Namun demikian toh kita harus tetap menghadapinya.Dalam menyikapi setiap tantangan yang muncul, Paulus menasehatkan agar jemaat selalu berjaga-jaga dan tetap hidup di dalam firman kebenaran Allah (ps 20:31-32).Kebenaran firman Tuhan harus menjadi standar kebenaran satu-satunya di dalam gereja. Firman Tuhan akan menjadi filter dan penengah setiap perbedaan sehingga setiap kita harus mau kembali kepada Alkitab.

 

Janganlah kita membiarkan kebiasaan menjadi standar kalau kebiasaan tersebut tidak sesuai dengan firman Tuhan. Musa dalam Perjanjian Lama juga pernah mengalami tantangan dari dalam, dimana orang-orang yg dipimpinnya membuat sesembahan anak lembu emas. Demikian juga dengan Paulus, ketika ia dan barnabas pernah berselisih tajam. Namun tantangan tersebut tidak membuat Musa, Paulus, dan Barnabas mengabaikan pemberitaan firman Tuhan.Inilah seharusnya sikap kita ketika kita menghadapi tantangan dari dalam.Kvn

 

Iklan