Tumbuhkan Kepedulian terhadap sesama

by samuelyasa


Jika seorang saudara atau saudari tidak mempunyai pakaian dan kekurangan makanan sehari-hari, dan seorang dari antara kamu berkata: “Selamat jalan, kenakanlah kain panas dan makanlah sampai kenyang!”, tetapi ia tidak memberikan kepadanya apa yang perlu bagi tubuhnya, apakah gunanya itu?                          Yakobus 2:15,16

 

Dalam perikop tersebut Yakobus sedang berbicara tentang iman, ia menyatakan bahwa ‘iman tanpa perbuatan adalah mati’. Beriman kepada Kristus dan rajin berdoa, membaca dan merenungkan Alkitab, itu tentu saja baik. Tetapi itu semua tidak akan ada gunanya apabila iman itu tidak disertai dengan perbuatan nyata, dan diaplikasikan ke dalam kehidupan sehari-hari secara aktual.Iman yang benar harus dijalankan dalam wujud cara hidup yang benar

Menurut Yakobus iman yang hidup bukanlah iman yang pasif, melainkan terwujud dalam perilaku.Yakobus memberi contoh salah satu wujud nyata iman adalah kepedulian terhadap sesama. Jangan hanya memberi salam, namun tidak mau memberikan sesuatu yang dibutuhkan orang lain. Kepedulian yang lahir dari iman akan mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu bagi mereka yang menderita. Ada gerakan hati untuk mengunjungi mereka yang menderita sakit.Ada dorongan untuk memberikan dukungan bagi mereka yang sedang terpuruk, agar dapat bangkit dari keterpurukannya. Ada dorongan untuk memberikan sesuatu yang dibutuhkan oleh orang lain. Orang yang peduli terhadap sesamanya yang menderita mampu meringankan beban penderitaan itu.Orang yang sakit dapat mengalami kesembuhan, mereka sedang berduka mendapatkan kekuatan moril, mereka yang putus asa dapat menemukan semangat dan pengharapan.

Untuk itu kita perlu menumbuhkan sikap kepedulian yang tinggi terhadap sesamanya.Jangan cepat merasa puas dengan kehidupan religius tanpa dibarengi dengan perubahan sikap dan perbuatan nyata.Tuhan ingin agar kita menyatakan kemuliaanNya kepada banyak orang dengan kasih dan kepedulian terhadap sesama.Sudah seharusnya iman menyertai kehidupan kita dan memberi sebentuk hidup yang berkenan di hadapan Tuhan.Tidak hanya sebatas kata-kata, tidak hanya sebatas pemahaman doktrin, tidak hanya lewat berdoa setiap waktu, tetapi juga harus secara nyata bersinggungan dengan sendi-sendi kehidupan kita, dan diaplikasikan dalam tindakan-tindakan nyata.                     Git