Arti sebuah kepedulian

by samuelyasa


Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia menyembuhkan mereka yang sakit.                   Mat 14:14

 

Belajar tentang kepedulian, saya teringat pengalaman beberapa tahun lalu.Ada seorang bapak yang sedang sakit, dan harus dirawat di rumah sakit.Tidak ada keluarga yang peduli dengan bapak tersebut.Kemudian, kami membawa bapak itu ke rumah sakit.Dan bersama beberapa jemaat, saya bergantian untuk menjaga selama bapak ini sakit.Hampir dua minggu bapak ini dirawat di rumah sakit.Dan selama dua minggu itu Tuhan mengajarkan saya tentang arti sebuah kepedulian.

Ditengah kesibukan pelayanan saya harus membagi waktu untuk melayani bapak yang sakit tersebut.Sekalipun harus ‘bolak-balik’ Pupuan – Tabanan, dan melelahkan, namun kami belajar untuk melakukannya dengan rela hati bukan karena terpaksa. Sampai ada satu peristiwa yang membuat saya cukup bergumul, yaitu ketika bapak yang sedang terbaring sakit akan buang air besar, dan saya harus membantu ke kamar mandi dan membersihkannya. Sungguh saya bergumul untuk melakukannya, ada perasaan jijik, bau, dll. Namun Tuhan mengingatkan saya untuk memiliki hati seorang hamba dan melayani dengan tulus, sekalipun harus membersihkan ‘kotoran’ orang lain.

Ketika berbicara tentang kepedulian Tuhan Yesus mengajarkan bahwa kepedulian tidak hanya sekedar perasaan ‘kasihan’. Akan tetapi mau mengulurkan tangan untuk melakukan sesuatu bagi orang lain. Bagi Tuhan Yesus kepedulian adalah kerelaan untuk berkorban dan memberi diri untuk menolong orang lain tanpa pamrih. Ketika Tuhan Yesus melihat orang banyak berbondong-bondong mengikuti-Nya, hati-Nya tidak hanya tergerak oleh belas kasihan, melainkan terdorong untuk bertindak melakukan sesuatu.Ia menyembuhkan mereka yang sakit, dan memberi makan bagi yang lapar. Tuhan Yesus tidak pernah merasa jijik ketika melayani orang yang lumpuh, buta, sakit, dan orang-orang yang kurang beruntung lainnya.Ia menyambut mereka, dan melayani dengan tulus.

Dizaman dimana kepedulian semakin sulit ditemukan ini, bagaimanakah peran kekristenan?Apakah kita hanya berpangku tangan ketika melihat orang-orang yang mengalami kesulitan?Kepedulian bukan hanya sekedar perasaan kasih atau cukup dengan memberikan sejumlah uang persembahan iman/diakonia ke gereja.Kepedulian lebih dari itu, kepedulian adalah kerelaan untuk berkorban dan memberi diri untuk melayani sesama.                                                                                Git