BELAS KASIHAN (1)

by samuelyasa


12:10 Orang benar memperhatikan hidup hewannya, tetapi belas kasihan orang fasik itu kejam. (Amsal)

Beberapa tahun yang lalu terbit buku dalam rangkaian Chicken Soup yang diperuntukkan bagi Cat and Dog Lover’s yang menceritakan tentang kisah-kisah kesetiaan dari hewan-hewan peliharaan. Beberapa tahun lalu juga kita para pecinta sinema juga disuguhkan kisah mengharukan tentang kesetiaan seekor anjing, Hachiko, yang diangkat dari kisah nyata yang terjadi di Jepang di awal abad ke-20.Mungkinkah “kesetiaan hewani” seperti ini yang telah meluluhkan hati manusia sehingga memperhatikan hidup hewannya?Bahkan tidak jarang kita menemukan orang-2 tertentu yang begitu ekstrim memperlakukan hewan piaraannya seperti anak kandungnya sendiri. Pertanyaannya, bila hewan saja diperlakukan sedemikian rupa bak seorang manusia, apakah ia pasti akan memperlakukan manusia jauh lebih baik, lebih beradab dan berbudaya ketimbang ia memperlakukan hewannya? Jawabannya adalah belum tentu.
Saya ingin meyakinkan anda nats bacaan kita hari ini bukan memiliki pengertian seperti di atas.Justru ingin menekankan bahwa orang benar memberikan perhatiaannya kepada hewannya, apalagi kepada sesamanya. Hewan saja diperhatikannya, lebih-lebih manusia yang sama persis dengannya dan segambar dengan Sang Khalik. Kondisi ini dikontraskan dengan sikap seorang fasik yang berbelas kasihan namun kejam.Istilah fasik boleh diidentikkan dengan kejam, yang sama-2 memiliki nuansa negative. Namun istilah yang dikedepankan dalam hal ini adalah kekejaman yang berpakaian belas kasihan, atau belas kasihan yang ditunjukkan dengan motivasi jahat dan merugikan orang lain dan memetik manfaat untuk diri sendiri.

Perenungan.

Kita hidup dalam dunia yg Up Side Down (Terbalik). Terkadang manusia diperlakukan seperti binatang & hewan dimanusiakan. Kadang hewan menyita waktu, tenaga & uang lebih banyak ketimbang utk manusia. IA perintahkan agar kita mengasihi-Nya dan sesama kita. jp