MAKIN SULIT ? : KEADAAN ZAMAN AKHIR

by samuelyasa


“Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.”
2 Timotius 3:1

Hari-hari yang sukar.Mungkin bagi sebagian besar kita memahaminya pada suatu keadaan yang mengacu kepada bencana kelaparan, krisis ekonomi, bencana alam dan sebagainya.Bisa jadi hal itu tidak salah dan memang kita alami sekarang. Akan tetapi itu merupakan akibat langsung dari penyebab utama masa sukar itu sendiri.Masa yang sukar sebenarnya lebih disebabkan adanya krisis moral di kalangan manusia di zaman akhir. Sebab itu Paulus dengan gamblang melanjutkan kalimat di atas dengan serangkaian contoh mengenai degradasi moral yang begitu parah yang akan (atau sudah) mewarnai kehidupan manusia secara panjang lebar. “Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.” (ay 2-4). Perhatikanlah moral manusia hari ini.Bukankah wahyu di atas sudah digenapi? Semakin hari semakin banyak saja orang-orang yang bertingkah laku seperti apa yang dirinci oleh Paulus di atas. “Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya.”(ay 5a). Inipun sudah umum bagi kita. Orang akan lebih cenderung mementingkan tata cara, tradisi, adat dan kebiasaan-kebiasaan secara fisik ketimbang membangun sebuah hubungan yang mesra dengan Penciptanya. Dan Paulus mengingatkan kita agar tidak terjerumus ke dalam pola kehidupan dunia seperti itu. Secara tegas Paulus mengatakan: “Jauhilah mereka itu!” (ay 5b).Manusia yang demikianlah menjadi penyebab tunggal masa yang sukar. Dunia akan dipenuhi dengan penderitaan oleh karena ulah manusia yang sombong dan mencintai dirinya sendiri.

DOA: Bapa ajarku senantiasa untuk menjadi pencegah dan bukan pencipta masa sukar. Ant