DIMULAI DARI RUMAH ALLAH

by samuelyasa


4:17 Karena sekarang telah tiba saatnya penghakiman dimulai, dan pada rumah Allah sendiri yang harus pertama-tama dihakimi. Dan jika penghakiman itu dimulai pada kita, bagaimanakah kesudahannya dengan mereka yang tidak percaya pada Injil Allah? I Petrus

24:1 Sesudah itu Yesus keluar dari Bait Allah, lalu pergi. Maka datanglah murid-murid-Nya dan menunjuk kepada bangunan-bangunan Bait Allah. 2 Ia berkata kepada mereka: “Kamu melihat semuanya itu? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak satu batu pun di sini akan dibiarkan terletak Matius

11:32 Tetapi kalau kita menerima hukuman dari Tuhan, kita dididik, supaya kita tidak akan dihukum bersama-sama dengan dunia.
1 Korintus

Wah! Ternyata rumah Allah tak terluput dari penghakiman-Nya, bahkan menjadi awal mula penghakiman terjadi. Dan bila rumah Allah saja dihakimi bagaimana dengan mereka yang tidak mempercayai berita Injil? Bukankah ini yang dituliskan oleh Petrus. Melalui kebenaran ini paling tidak ada beberapa hal yang dapat kita simak. Allah memberlakukan penghakiman-Nya bagi siapa saja, baik dalam lingkaran rumah-Nya sendiri dan juga bagi mereka yang tidak percaya kepada-Nya.
Seorang penafsir memberikan pemaknaan yang berbeda antara penghakiman bagi rumah Allah dan orang-2 percaya dengan penghakiman bagi mereka yang tidak mempercayai berita Injil. Penghakiman Allah kepada rumah Allah memang dilakukan-Nya, yang secara fisik itu nyata sebagaimana yg dituliskan dalam Matius 24:1 dan itu sungguh terjadi hingga saat ini. Namun sesungguhnya IA telah membangun “rumah-Nya” dalam diri setiap orang percaya. Dan di sanapun IA menghakimi tetapi tidak untuk membinasakannya. Penghakiman yang mendatangkan penghukuman untuk maksud memurnikan iman, menguduskan milik kepunyaan-Nya, sehingga barang siapa yang dihukum untuk dididik ini agar tidak menerima hukuman bersama-2 dengan dunia yang menolak-Nya. Bangunan Allah dalam diri setiap orang percaya inilah yang menjadi perhatian-Nya. memang Allah akan dan sedang melaksanakan penghakiman bagi kita sekalian. Terimalah dengan hati terbuka. jp