PENGHAKIMAN DAN KEADILAN

by samuelyasa


5:30 Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku. Yohanes

1:5 suatu bukti tentang adilnya penghakiman Allah, yang menyatakan bahwa kamu layak menjadi warga Kerajaan Allah, kamu yang sekarang menderita karena Kerajaan itu. II Tesalonika

Beberapa kali kita saksikan di televisi adanya kerusuhan di sekitar gedung pengadilan yang dilakukan oleh keluarga korban karena putusan hakim dianggap tidak adil, memihak dan menguntungkan sang tersangka. Bagi keluarga korban yang telah kehilangan anak gadisnya yang telah diperkosa, dihabisi nyawanya dan dimutilasi seharusnya pengadilan menjatuhkan hukuman mati. Hukum, hakim dan pengadilan dianggap tidak melaksanakan fungsinya dengan seadil-adilnya.
Sementara tayangan yang lain, ketika diwawancara mengapa masyarakat lebih bersikap main hakim sendiri dan tidak menyerahkan seorang penjahat kepada pihak yang berwajib? Jawabannya sederhana, karena hukum sering kali tidak adil.
Dari dua contoh di atas ada beberapa hal yg dapat disimpulkan, yakni adanya penyelewengan hukum sehingga menimbulkan ketidak percayaan masyarakat, atau adanya kesenjangan antara hukum dan berbagai pasal-2nya dengan definisi masyarakat tentang apa itu kebenaran dan keadilan.
Akankah permasalahan dan pergumulan seperti ini terjadi ketika Allah di dalam Yesus Kristus melakukan proses penghakiman atas manusia? Yesus menyatakan dengan tegas bahwa penghakiman-Nya adalah adil. Penghakiman Yesus jauh dari subyektivitas-Nya, karena IA sendiri mengatakan bahwa IA tidak melakukan kehendak-Nya sendiri melainkan kehendak Bapa yang mengutus-Nya. Dan sekalipun IA subyektif maka hal itu tidak mengapa karena IA sendiri adalah Allah yang benar dan sumber kebenaran dan kebenaran itu sendiri, yang menjadi dasar dan patokan dari segala sesuatu yang benar. Yesus adalah Allah yang adil yang akan menegakkan keadilan-Nya, dan memberikan ganjaran yg setimpal dengan apa yang dilakukan oleh manusia. jp