YESUS KRISTUS SANG HAKIM

by samuelyasa


5:22 Bapa tidak menghakimi siapa pun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak,
Yohanes

Simaklah obrolan-obrolan di sekitar urusan persidangan, khususnya komentar-2 yang muncul tentang hakim. Kurang lebih:

• “Tenang saja, saya kenal baik dengan hakimnya. Teman saya main golf, nanti saya titip surat serahkan ke dia. Gampang bisa diatur kok.”
• “Wah gawat nih, hakim yang akan mengurus perkaramu terkenal killer. keputusan-keputusannya biasanya berat, kamu harus perkuat tim advokatmu kalau pingin lolos.”
• “saya pegang kartu As-nya pak hakim itu, sampai kalau ada kenapa-kenapa kasih tahu saya saja. Bilang saja kamu sahabat baikku, pasti dia tahulah.”
• “sudahlah! Percaya saya, nggak ada hakim yang nggak bisa disogok. Kalau bener dia nggak bisa disogok berarti dia akan mencoreng-moreng teman-2nya sendiri dan menodai kesetiakawanan dalam korp-nya.”
• Dan komentar lain yang senada.

Apakah komentar-2 seperti itu akan ditujukan juga kepada Yesus sebagai Hakim yang menerima tugas ini dari Bapa-Nya di Sorga? Siapakah yang akan berperkara dengan-Nya dan menggugat-Nya? Yesus akan melaksanakan penghakiman-Nya dengan adil (Yohanes 5:30) dan dengan benar (Yohanes 8:16), sehingga hanya DIA-lah yang layak menjadi Hakim atas kehidupan dan umat manusia. Ia tidak membutuhkan juri untuk mengambil keputusan hukum, dan tidak ada jaksa dan pengacara yang akan berhadapan dengan-Nya. IA-lah Allah Pencipta yang memperhatikan manusia dengan detailnya dan tak ada yg terlewatkan. IA-lah pemilik buku kehidupan. Yesus adalah Allah pemberi hukum dan melaksanakan hukum-Nya tanpa cacat cela. IA adalah Allah kebenaran dan Kebenaran itu sendiri. IA juga Allah yang bekerja melampaui hukum yang dinyatakan dg kasih-Nya. IA juga Allah yang melepaskan kita dari jerat hukum kekal yang seharusnya kita terima. Hai kawan, sadarkah engkau akan hal itu? jp