DATANG UNTUK KEMBALI: PERUBAHAN STATUS KEWARGANEGARAAN

by samuelyasa


Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat, yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya.
Filipi 3: 21-22

Rasul Paulus dalam Filipi 3: 17-21 memberikan nasehat kepada jemaat yang ada di Filipi agar mereka mengikuti teladan yang telah diberikan oleh Rasul Paulus dan rekan sepelayanannya kepada orang percaya di sana. Rasul Paulus mengingatkan bahwa sesungguhnya mereka yang ada di dalam Tuhan sudah menjadi warga sorga. Seorang yang menjadi warga sorga adalah seorang yang akan mengalami perubahan tubuh dari yang yang hina menjadi yang mulia. Orang-orang ini adalah orang-orang yang hidupnya seturut dengan apa yang menjadi kehendak Tuhan atas dirinya. Mereka menjadi orang yang dengan sepenuh hati mereka mematuhi apa yang diperintahkan Tuhan kepada mereka. Hidup warga sorga berbeda dengan manusia yang hidup dalam dunia ini. Orang-orang yang hidup dalam dunia ini adalah orang-orang yang menjadi seteru Allah. Mereka secara sadar menjadi orang yang menentang apa yang Tuhan ajarkan kepada mereka. Rasul Paulus dalam kitab Roma 1: 21 menuliskan bahwa sesungguhnya mereka tahu siapa itu Tuhan tetapi mereka tidak memuliakan Dia atau bersyukur kepada-Nya tetapi justru sebaliknya pikiran dan hati mereka telah menjadi gelap. Rasul Paulus juga mengutip Mazmur 14 yang mencatatkan tentang betapa bobrok dan rusaknya manusia. Manusia duniawi dengan sadar dan bangga melakukan perbuatan-perbuatan yang melawan Tuhan.
Sebagai orang yang telah mengenal Tuhan maka sesungguhnya kita harus menyadari keadaan kita yang sekarang. Kita tidak lagi sama dengan kita yang lama (2 Kor. 5: 17). Kita adalah ciptaan baru di dalam Tuhan. Ciptaan baru yang bukan lagi hidup untuk dirinya sendiri melainkan ciptaan yang sadar bahwa tubuhnya yang dia hidupi saat ini adalah Bait Roh Kudus. Roh Kudus berdiam dalam hati orang-orang yang mau mempercayakan seluruh hidupnya kepada Tuhan dan melakukan semua yang diperintahkan Tuhan kepadanya. Saudaraku, sadarilah siapa dirimu sekarang ini. Gaya hidupmu janganlah sama dengan gaya hidupmu yang lama. Berubahlah dan jadilah teladan. Amin. Jho