PERGI UNTUK KEMBALI: SEBUAH KEPASTIAN

by samuelyasa


Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.
Yohanes 14: 3

Mencoba untuk memikirkan dan merenungkan bagian tema ini menjadi sebuah ketakutan sekaligus kegembiraan bagi orang percaya. Menjadi sebuah ketakutan ketika kita membayangkan apa yang akan terjadi ketika peristiwa kedatangan ini terjadi. Dalam kitab Wahyu, rasul Yohanes menuliskan dengan begitu gamblang tentang peristiwa-peristiwa yang akan terjadi terhadap bumi tempat kita tinggal ini. Gambaran tentang kehancuran bumi ini menimbulkan ketakutan yang dalam bagi setiap manusia. Tetapi di sisi lain, kedatangan Tuhan yang kedua kali memberikan kegembiraan tersendiri bagi orang-orang yang menantikan kedatangan-Nya tersebut. Kegembiraan seperti apa itu? Ini akan saya bahas dalam renungan di hari-hari mendatang. Pada hari saya ingin mengajak kita melihat bahwa apa yang dikatakan-Nya tentang kedatangan-Nya adalah sebuah kepastian. Ini bukanlah sebuah janji kosong yang diucapkan untuk menghibur kegelisahan hati para murid-Nya pada masa itu. Ditinjau dari tense yang digunakan, frasa “akan kembali” ini mengandung makna kepastian tentang tindakan yang akan dilakukan. Kepergian-Nya bersifat sementara karena Ia melakukan sebuah tugas untuk orang-orang yang percaya kepada-Nya setelah itu Ia akan kembali.
Tuhan yang kita percayai adalah Tuhan yang dapat dipegang perkataan-Nya. Ketika Ia mengucapkan sesuatu dan berjanji maka Ia akan menepati janji-Nya. Mempercayai apa yang diucapkan oleh Tuhan merupakan hal yang dinyatakan dalam iman kita. Ada banyak bukti tentang penggenapan janji Allah atas hidup manusia. Kelahiran-Nya ke dalam dunia merupakan penggenapan janji keselamatan yang dikumandangkan sejak dari kitab Kejadian. Peristiwa pemberian janji yang digenapi setelah melewati kurun waktu yang cukup panjang. Kematian-Nya di kayu salib adalah penggenapan dari nubuatan yang dituliskan dalam kitab Yesaya. Ada begitu banyak bukti yang membuat kita mengamini apa yang dikatakan oleh Tuhan melalui Alkitab. Berdasarkan fakta ini maka kita pun dapat mempercayai apa yang dikatakan-Nya berkenaan dengan kedatangan-Nya yang kedua kali. Jho

Iklan