KEPERGIAN DAN KEDATANGAN-NYA MENGHILANGKAN KEGELISAHAN

by samuelyasa


“Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.
Yohanes 14: 1

Papa meninggalkan kami pada saat saya berusia 12 tahun. Kepergian papa meninggalkan kami mengakibatkan kegelisahan tersendiri dalam kehidupan keluarga kami. Papa yang biasanya menjadi pribadi yang kami andalkan dalam keadaan-keadaan sulit, sekarang sudah tidak bersama dengan kami lagi. Papa yang biasanya menjadi tulang punggung dalam keluarga kami, sudah tidak bisa lagi bekerja dan memberikan uang kepada kami. Kegelisahan yang membuat keluarga kami khususnya mama harus memutar otak memikirkan bagaimana membesarkan keenam orang anaknya.
Rasul Yohanes memulai pasal 14 ini dengan sebuah kalimat yang sangat menarik yaitu “Janganlah gelisah hatimu:…”. Sebenarnya apa yang sedang dimaksudkan oleh penulis? Bagian ini merupakan sebuah penghiburan tersendiri untuk para murid pada masa itu. Para murid sedang mengalami sebuah keadaan bingung dan gelisah. Dalam Yohanes 12: 20-36, Yesus memberitahukan tentang kematian-Nya Lalu dalam Yohanes 13: 36-38, Yesus sedang memberitahukan bahwa Ia akan pergi ke suatu tempat yang tidak dapat diikuti oleh para murid pada saat itu. Ditambah lagi Yesus memberikan peringatan kepada Petrus yang sesumbar di dalam memberikan sebuah janji kepada Tuhan bahwa ia akan memberikan nyawanya kepada Tuhan. Konfirmasi yang bertubi-tubi ini membuat para murid merasakan kegelisahan karena Guru mereka yang selama ini mereka andalkan dan harapkan akan mati. Tidak akan ada lagi pribadi yang menjadi tempat persandaran mereka.
Yohanes 14: 1 ini memberikan penghiburan sekaligus mengingatkan mereka agar menaruh kepercayaan mereka kepada Tuhan. Kegelisahan hati para murid hanya akan teratasi ketika mereka menaruh kepercayaan mereka hanya kepada Tuhan. Demikian pula halnya dengan kita. Akan ada banyak hal yang menimbulkan kegelisahan dalam hati kita, mungkin kesehatan kita, keluarga kita, pekerjaan kita dan sebagainya. Lalu kepada siapakah kita menaruh kepercayaan kita? Siapa yang bisa melenyapkan kegelisahanmu selain daripada Tuhan?

Doa: Tuhan, tolong aku untuk mempercayai-Mu dalam segala keadaan.Jho