SIAP SETIAP SAAT

by samuelyasa


Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorang pun yang dapat bekerja.

Yohanes 9:4

 

          Dalam kehidupan yang hanya sekali, kita tidak pernah tahu kapan kita akan mengakhiri kehidupan di dunia ini. Ada orang yang berumur panjang, ada yang masih muda tiba-tiba meninggal, bahkan ada yang masih bayi sudah meninggal. Bagi kita yang masih diberikan kesempatan hidup ada tanggung jawab besar yang harus kita kerjakan untuk menggenapi rencana-Nya melalui hidup kita.

Dari ayat di atas seorang wanita bernama Annie L. Coghill di usianya yang ke-18 (1854) menuliskan sebuah lagu “Work for The Night Is Coming” (PPK 196):

 

Bekerja s’lama siang, tatkala fajar t’rang

(1) Jangan engkau menunggu, waktu s’gra lalu

Dengar p’rintah Tuhanmu, berjagalah kamu

(2) Kabarkanlah Injil-Nya, s’lamatkan manusia

Tuturkan dan mashyurkan keselamatan-Nya

(3) Mahkota mulia menunggu, kau dapat tentu

Tuhan s’lalu membantu, s’rahkanlah dirimu

Tak lama lagi waktu, habis kerjamu.

 

Kita tidak tahu kapan malam itu datang. Selagi ada kesempatan, mari kita pelihara hidup yang kudus, kita berkarya bagi Tuhan, menjadi saksi Tuhan sehingga kita menjadi cermin kemuliaan-Nya.

Seorang guru saya selalu mengingatkan, “Anggaplah hari ini adalah hari terakhirmu dan engkau besok harus menghadap Dia” sehingga kita serius menjalani kehidupan kita yang kelak akan kita pertanggungjawabkan di hadapan-Nya.

 

Doa: Tuhan, terima kasih untuk hari ini yang masih Tuhan berikan, kami mau menjalaninya dengan sungguh-sungguh di hadapan-Mu. Amin.       -va