REINKARNASI

by samuelyasa


Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,

Ibrani 9:27

          Kata reinkarnasi berasal dari kata Latin re (lagi) dan incarnere yang berasal dari dua kata Latin in (dalam) dan caro (daging). Jadi secara harafiah berarti kembali dalam daging (lahir kembali). Prinsip dari ajaran reinkarnasi antara lain (1) tujuan kesempurnaan akhir bagi semua manusia; (2) kesempurnaan dicapai melalui proses bertahap dan perlahan-lahan, tidak bisa terjadi dalam satu masa kehidupan saja, sehingga perlu reinkarnasi (ada kesempatan kedua dan selanjutnya); (3) karma – perbuatan seseorang dalam kehidupan masa sebelumnya akan dituai dalam masa kehidupan selanjutnya; (4) jiwa tetap hidup dalam masa kehidupan selanjutnya, sementara tubuh selalu mudah busuk agar jiwa dapat menjelma ke tubuh lain.

Ajaran tentang reinkarnasi ternyata juga mempengaruhi beberapa orang Kristen. Mereka beranggapan bahwa kasih Allah justru ditunjukkan dengan memberi manusia kesempatan kedua dan seterusnya agar manusia mencapai keselamatannya. Allah yang penuh kasih tidak akan membawa manusia pada penghukuman neraka yang kekal.

Tentu saja pengajaran ini tidak benar karena Alkitab mengajarkan keutuhan sejarah dari penciptaan oleh Allah, penebusan dan penyelamatan manusia melalui karya Kristus, sampai kedatangan Yesus yang kedua kali; yang di dalam sejarah itu manusia juga mempunyai titik kelahiran, meninggal dan akhirnya masuk dalam kehidupan kekal. Keselamatan itu pun merupakan anugerah Tuhan, bukan usaha manusia yang telah mencapai kesempurnaan, sehingga akhir dari orang yang menerima anugerah keselamatan akan mengalami kebangkitan tubuh dan bersekutu dengan Tuhan di dalam kekekalan. Alkitab juga dengan tegas mengajarkan akan adanya penghakiman Allah bagi seluruh umat manusia dan tidak ada kesempatan kedua setelah kematian. Maka bersyukurlah jikalau dalam hidup kita Tuhan sudah meganugerahkan keselamatan.

 

Doa:  Terima kasih Tuhan untuk jaminan keselamatan yang Engkau anugerahkan di dalam Kristus Yesus. Amin.    -va