BUKTI HIDUP KEKAL

by samuelyasa


Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.  Sebab oleh imanlah telah diberikan kesaksian kepada nenek moyang kita.  Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat.                                                                               Ibrani 11:1-3

 

Ayat-2 di atas adalah ayat-2 yang sangat luar biasa, yang sangat membutuhkan iman percaya untuk kita dapat menerimanya sebagai sebuah kebenaran; atau dengan istilah lain, karena kita percaya maka kita mengerti (terbalik dg konsep manusiawi: karena saya mengerti maka saya percaya). Betapa tidak! Simak saja ayat-2 tersebut dengan sebuah kajian secara logika berbahasa. Misalnya:

  • Sebuah harapan itu muncul karena adanya sebuah dasar mengapa kita memiliki harapan. Sesuatu yang ingin terjadi pada kita di masa yang akan datang, tentu saja karena harapan selalu bersifat future.
  • Kekuatan sebuah bukti adalah sesuatu yang visible (bisa dilihat), bila tidak dapat dilihat maka tidak dapat dipakai sebagai sebuah bukti. Namun bila kepada kita dapat dibuktikan (percaya) sekalipun tidak melihat maka itu disebut dengan anugerah untuk menjadi percaya.
  • Ditegaskan melalui bacaan di atas bahwa pembuktian dari sesuatu yang tidak ada (TUHAN) dilakukan melalui apa yang ada (alam semesta). Yang tidak terlihat (Tuhan) lebih besar dan berkuasa daria apa yang ada dan terlihat.
  • Bila yang tidak terlihat itu ada (Tuhan) apakah yang tidak terlihat itu bersifat kekal atau sementara? Hanya yang kekal yang dapat menciptakan dan menopang yang sementara. Mempercayai eksistensi Allah sebagai Yang Kekal sekalipun tidak melihatnya adalah tidak masuk akal 2 kali lipat bagi manusia. Tetapi mungkin bagi manusia dengan iman yang IA berikan.
  • Kalau Allah yg rindu bersekutu dengan kita adalah Allah yang kekal, IA juga mau kita yang diselamatkan menikmati kekekalan bersama dengan DIA di Sorga sana.

Thanks Tuhan untuk iman yang Kau karuniakan sehingga aku percaya.     jp