BERAPA KALI AKU HARUS MENGAMPUNI

by samuelyasa


Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Yesus berkata kepadanya: “Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.                                  Matius 18:21-22

 

            Firman Tuhan pada hari ini memberitahukan kepada kita bahwa kita harus mengampuni sampai tujuh puluh kali tujuh kali, itu artinya angka sempurna, mengggambarkan ketidakterbatasan, yang berarti kita harus senantiasa dapat mengampuni tanpa batas. Mengapa? Karena kita hidup di dunia yang berdosa dengan orang-orang yang berdosa. Tidak peduli seberapa baik kita telah berusaha, kita semua tetap berdosa dan membutuhkan kasih karunia Tuhan. setiap harinya kita mungkin saja menyakiti orang lain karena kita berinteraksi dengan orang-orang yang tidak sempurna. Hanya ketika kita seudah berada di surga kita akan bisa berinteraksi dengan orang-orang kudus yang sempurna.  Demikian juga, tidak ada gereja yang sempurna karena meskipun menemukannya, saat kita masuk ke dalamnya, gereja tersebut menjadi tidak sempurna! Setiap hari, kesempatan-kesempatan untuk menyakiti terus menanti kita. Bisa  saja hal itu ada di lingkungan kerja kita, kemacetan di kota besar, saat kita berinteraksi dengan anak-anak, orang tua, pasangan kita, atau pada banyak hal lainnya.  Ketika Petrus datang kepada Tuhan dan bertanya tentang hal mengampuni, Tuhan menjawabnya bahwa ia harus mengampuni sebanyak tujuh puluh kali tujuh kali, kemudian Tuhan Yesus juga menceritakan perumpamaan tentang pengampunan, yaitu barang siapa tidak mengampuni saudaranya, ia pun tidak layak mendapat pengampunan dari Tuhan dan tidak layak masuk dalam kerajaan surga. Tuhan adalah satu-satunya Pribadi yang mau menebus dan mengampuni dosa-dosa kita, sudah selayaknya kita sebagai orang percaya meneladani kasih pengampunan Tuhan dalam kehidupan kita hari lepas hari.

Doa: Bapa di surga yang kami kasihi, terima kasih karena Engkau telah membimbing kami selangkah lebih jauh dalam proses mengatasi ketidaksediaan untuk mengampuni. Biarlah Roh Kudus-Mu yang menerangi hati kami agar kami mengetahui dosa-dosa kami yang perlu Engkau ampuni. Perlihatkanlah kepada kami segala hal dalam cara-Mu. Kami bersedia mengaku dosa dan menerima pengampunan-Mu. Bialah ketika kami menyadari kasih-Mu yang begitu besar, kami dimampukan untuk kembali mengampuni anggota keluarga yang mungkin pernah bersalah kepada kami. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.