PENGAMPUNAN DALAM KELUARGA

by samuelyasa


Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran. Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian. Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan. . . . Hai isteri2, tunduklah kpd suamimu, sebagaimana seharusnya di dlm Tuhan. Hai suami2, kasihilah isterimu & janganlah berlaku kasar thd dia.      Kolose 3:12-19

 

Tuhan adalah Pembentuk  keluarga. Tentu Dia memberikan pemahaman ttg bagaimana seharusnya fungsi sebuah keluarga & Dia sanggup mengingatkan akan bahaya2 yg dapat menghancurkan keutuhan keluarga. Memang, Tuhan telah memberikan banyak prinsip dlm FirmanNya mengenai struktur keluarga & peranan yg harus dipikul oleh tiap anggota. Ketika perintah2 dlm Alkitab ditaati, maka keluarga akan menikmati semua berkat yg Allah mau mereka dapatkan. Ketika perintah dilanggar, muncullah kekacauan dan sakit-hati.

Setiap orang yg sudah menerima Kristus sbg Tuhan & Juruselamat adalah orang2 yg telah menerima pengampunan penuh dari Tuhan & hidup di dlm anugerah, oleh sebab itu merupakan sebuah perintah yg harus dilakukan antara manusia dg sesamanya juga harus dapat saling mengampuni. Jikalau bicara pengampunan, maka sering kali kita  berpendapat bahwa mengampuni adalah hal yg sangat sulit utk dilakukan.

Keluarga Kristen adalah sasaran empuk bg Iblis dg menanamkan benih2 kemarahan yg dapat menimbulkan kebencian & tidak adanya pengampunan. Jikalau sudah terjadi, celah ini akan terus Iblis pakai sbg alat agar keluarga Kristen tidak dapat bertumbuh dlm Firman-Nya. Bagaimana mau bertumbuh jika antara anggota keluarga menyimpan kemarahan, dendam, ataupun iri hati. Peran kepala keluarga sangatlah penting. Bagaimana kepala keluarga dapat dg peka melihat permasalahan seperti apa yg sedang keluarganya alami.

Di bukunya Marjorie J. Thompson, Keluarga sbg pusat pembentukan. Kehidupan keluarga, baik ataupun buruk, mau tidak mau merupakan pembentukan rohani, fisik, & emosi para anggota keluarganya. Dalam kehidupan keluarga inilah seseorang mendapatkan pembentukan karakter. Keluarga  yg mau dibentuk adalah keluarga Kristen yg hidup dlm pengampunan & pembentukan. Selamat menjalani pembentukan-Nya.