GEREJA: GARAM DAN TERANG DUNIA

by samuelyasa


Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.      (Matius 5: 14-15)

 

Jika manusia tidak lagi dapat dirubah maka segala khotbah, seminar, persekutuan dan kegiatan rohani lainnya tidak diperlukan lagi. Tapi justru pengharapan akan perubahan manusia merupakan bukti bahwa manusia itu bukanlah suatu benda mati. Dan semua yang hidup dapat berubah secara signifikanselama berada di dalam Tuhan. Yang dahulu adalah anak kegelapan menjadi anak-anak terang.

Perubahan seluruh konsep manusia sesuai dengan kehendak Tuhan dapat terjadi jika kuasa Roh Kudus masuk ke dalam hatinya karena Tuhan memberi kuasa kepada mereka yang percaya kepada Anak-Nya untuk menjadi anak Allah. Selain itu, Yoel tidak berhenti menginjili karena bangsa Israel adalah umat pilihan Allah yang akan dipakai sebagai Terang Tuhan bagi semua bangsa di dunia. Namun Israel seringkali melanggar perintah Tuhan sehingga Ia menggantinya dengan Gereja Tuhan sebagai umat pilihan-Nya. Dan Tuhan memanggil Gereja-Nya bukan sekedar untuk menikmati panggilan keselamatan, keindahan, pertobatan melainkan untuk suatu pembaharuan mendasar.

Pada jaman ini seringkali tanda untuk pembaharuan hidup belum secara jelas digambarkan sehingga banyak orang Kristen yang merasa tidak dituntut untuk mengadakan pembaharuan hati yang terdalam supaya iman Kristen memiliki keunikan yang jelas terlihat dalam kehidupan di tengah dunia ini. Jika orang Kristen dapat berbuat apa saja, sama seperti orang dunia maka tuntutan pertobatan dan pembaharuan tidak diperlukan lagi. Padahal seharusnya orang Kristen dibentuk oleh Tuhan sesuai dengan kehendak-Nya sehingga dapat menjadi Terang dan Garam dunia yang menyatakan kemuliaan-Nya.

 

1. Sebagai terang,

 

orang percaya melakukan iluminasi/memancar/menyinari. Untuk tugas tersebut, Tuhan tak menuntutnya jadi sempurna seperti malaikat melainkan harus sungguh bertobat hingga terjadi perubahan hidup yang drastis.

 

 

Orang yang melihatnya, langsung menyadari bedanya. Dulu gelap, sekarang terang.

 

2. Sebagai garam,

 

ia melakukan penetrasi. Untuk merasakan masakan yang pakai dan tanpa garam, tak perlu keahlian khusus meskipun garamnya tak terlihat. Setelah masuk ke dalam masakan, garam langsung larut seluruhnya. Masakan yang kelihatan enak, tanpa garam jadi hambar. Ketika orang Kristen masuk ke dalam lingkungan tertentu, mungkin keberadaannya tak disadari oleh yang lain tapi mereka merasakan pengaruhnya. Suasana jadi berubah. Dulu beku, sekarang enak. Tuhan menghendaki kehidupan orang Kristen tak berorientasi pada diri sendiri.