MENGAPA KE GEREJA ITU BEGITU PENTING?

by samuelyasa


“Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.”(1Petrus 2:9-10)

Mengapa saya harus ke gereja? Bukankah mempunyai hubungan pribadi dengan Tuhan Yesus sudah cukup? Sering kali pertanyaan seperti ini bisa muncul dalam hati setiap orang percaya dalam kehidupan bergereja. Marilah kita melihat mengapa kita ke gereja, siapa yang memerintahkan kita untuk hidup bergereja dan apa yang Firman Tuhan katakan tentang hidup bergereja.

 

Firman Tuhan mengajarkan kita bahwa mempunyai iman di dalam Tuhan berarti kita tidak dapat tinggal dalam kehidupan Kristen yang terisolasi (hanya saya dan Tuhan).  Faktanya adalah  kita tidak dapat tinggal di luar kehidupan Kristen tanpa menjadi milik gereja. Perjanjian Baru mengatakan bahwa  tidak ada orang-orang Kristen yang tidak mempunyai jalinan atau ikatan.

 

Firman Tuhan berkata bahwa gereja adalah organisme karena setiap orang yang percaya pada Kristus disebut gereja. Kata gereja berasal dari bahasa Yunani, EKKLESIAEkklesia berasal dari kata Ekdan Kaleo.   Ek berarti keluar dari dan Kaleo berarti dipanggil. Jadi ekklesia berarti orang yang dipanggil keluar dari kegelapan dan dibawa masuk ke dalam terang Kristus (IPet. 2:9-10).

 

Kesimpulan, Gereja memiliki 2 pengertian:

 

1. Gereja adalah perkumpulan lokal orang Kristen. Ini sering kali disebut sebagai visible church. Perlu dicatat bahwa belum tentu semua orang yang tergabung dalam gereja yang kelihatan adalah orang percaya. Tuhan mengingatkan adalah lalang ditengah gandum. (Mat 13:24-30, 36-43). Paulus juga mengingatkan adanya bahaya penyesat yang muncul dari dalam gereja (Kis 20:30).

 

 

2. Gereja adalah seluruh orang percaya sepanjang abad dan tempat. Ini yang disebut sebagai ‘invisible church’.

 

Miller Erickson memberikan definisi gereja sbb: The whole body of those who through Christ’s death have been savingly reconciled to God and have received new life. It includes all such persons, whether in heaven or on earth. While it universal in nature, it finds expression in local grouping of believers which display the same qualities as does the body of Christ.(Gereja adalah tubuh Kristus yaitu kesatuan tubuh seluruh orang-orang yang sudah diperdamaikan dengan Allah melalui kematian Kristus dan telah menerima hidup yang baru. Ini meliputi seluruh orang percaya, disurga dan dibumi. Tapi sekalipun bersifat universal, gereja  mengekspresikan dirinya dalam kumpulan lokal orang percaya di berbagai tempat yang menunjukkan kualitas yang sama sebagai tubuh Kristus).

 

Renungan: Setiap orang percaya harus memiliki pemahaman bahwa: Gereja adalah sebuah keluarga, Allah menginginkan Anda menjadi anggota dari sebuah keluarga gereja, seorang Kristen tanpa gereja adalahyatim piatu. Dengan demikian, Gereja bersama-sama saling membangun dan hidup dalam terang-Nya.