GEREJA DAN KASIH

by samuelyasa


13:1 Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing. 2 Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. 3 Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikit pun tidak ada faedahnya bagiku.                                                  (1 Korintus)

Seberapa besar kasih itu, apa pandangan dunia ttg kasih? Setiap perbuatan yg baik selalu mendapat pujian & komentar, sebentar lagi bulan ramadhan bagi umat muslim, saat-2 yg dipakai untuk berbagi berkat. Kemarin di TV One, sudah ada acara pembagian berkat berupa sembako bagi mereka yang dianggap tidak mampu untuk memasuki bulan puasa. Pendapat banyak orang “WAH“ –  ”perbuatan yg mulia“. Akan banyak lagi berita yg akan kita dengar dalam waktu dekat ini berkaitan dengan ”bulan Ramadhan,“ yg berisi pemberitaan tentang zakat, pembagian berkat dll.  Apa itu kasih menurut dunia, mungkin hal-2 di atas adalah kasih.

 

Alkitab mengingatkan kita, sekalipun kita membagi-bagikan sesuatu yang ada dalam diri kita, bahkan menyerahkan diri kita, itu tidak bisa dianggap sebagai Kasih, karena kasih itu bukan sekedar suatu perbuatan tetapi perbuatan yang di dalamnya mengandung Kasih, bukan kewajiban. Sesuatu yang mengalir di dalam diri kita, yang sudah menyatu dengan hidup kita, bukan karena situasional atau profesi tetapi karena Kerajaan Allah sudah ada di dalam diri kita. Mari renungkan, berdasarkan apa kita melakukan perbuatan Kasih? Jabatan di gereja, status sebagai orang Percaya, atau apa? Sudahkan kasih itu mengalir dalam darah kita, karena Kerajaan Allah telah hadir dalam diri kita, hidup dalam Kerajaan Allah takkan terpisahkan dengan Kasih, yaitu Yesus itu sendiri.               hp