GEREJA – KOMUNAL

by samuelyasa


2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:

10 kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan. 1 Petrus

 

Dalam buletin GKA Zion -Lifeline- terdapat definisi kristiani secara umum terhadap kata GEREJA, yakni kumpulan orang-orang percaya yang dipanggil (keluar) dari dunia ini untuk menjadi milik kepunyaan-Nya dan untuk menjadi saksi-Nya di tengah-tengah dunia.  Saya meyakini bahwa definisi tersebut berangkat dari pengertian tulisan Petrus di atas.

 

Allah yang telah memanggil kita keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib dijabarkan artinya bahwa setiap kita dahulu bukanlah umat Allah dan dijadikan umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihi tetapi kini telah beroleh belas kasihan Tuhan. Setiap kita dijadikan umat-Nya menjadi bangsa yang terpilih.

 

Bangsa yang terpilih dan bangsa yang kudus, adalah istilah yang jamak untuk menunjuk kepada kumpulan/himpunan orang-orang percaya yang telah menjadi kepunyaan-Nya. Kejamakan ini juga merujukan kepada siapa saja, kapan saja dan di mana saja orang-orang percaya ini pernah hidup dan berada. Kejamakan ini tidak dibatasi oleh waktu dan tempat, apalagi oleh kaum dan bahasa (bandingkan dg renungan Senin, 06 Agustus 2012).

 

Setiap kita (secara personal ataupun komunal) memiliki tugas dan kepercayaan Tuhan, yakni memberitakan perbuatan-2 Allah yang besar dan ajaib kepada dunia yang berdosa.  Apakah hal ini harus ditafsir sebagai mujizat-mujizat yang fenomenal? Bukan! Melainkan bagaimana Allah telah menguduskan dan menjadikan kita umat-Nya (ayat 10).

 

DOA. Tuhan jadikan aku menjadi anggota gereja-Mu yang baik, yang taat dan setia melakukan penugasan & kepercayaan-Mu. Amin.  jp