ROH KUDUS & GEREJA-NYA

by samuelyasa


2:5 Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit. 6 Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang banyak. Mereka bingung karena mereka masing-masing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri. 7 Mereka semua tercengang-cengang dan heran, lalu berkata: “Bukankah mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea? 8 Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita: 9 kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia, 10 Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma, 11 baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah.” 12 Mereka semuanya tercengang-cengang dan sangat termangu-mangu sambil berkata seorang kepada yang lain: “Apakah artinya ini?”

Kisah Para Rasul

 

Banyak pengkhotbah dan penafsir menyebutkan nats di atas sebagai anti tesis dari Kejadian 11 ketika Tuhan memporak-porandakan manusia yang hendak mendirikan menara kebersatuan dengan ketidak-nyambungan komunikasi melalui keberagaman bahasa. Sementara dalam Kisah Para Rasul 2 ini justru menunjukkan karya-Nya melalui Roh Kudus yang menyatakan kesamaan berita melalui keragaman bahasa yang diucapkan oleh para rasul dan yang di dengar oleh orang-2 Yahudi manca negara.

 

Setidaknya di dalam Perjanjian Baru, Kisah Para Rasul memberikan kontribusi terhadap pembentukan jemaat mula-mula sebagai gereja Tuhan yang memberikan kisi-kisi bagaimana seharusnya gereja itu hidup, bertumbuh dan melakukan tugas panggilannya. Yang jelas Allah Roh Kudus menunjukkan kuasa-Nya, penyertaan-Nya dan menyatakan maksud kehendak Tuhan untuk memberitakan dan menjangkau dunia yang berdosa, melalui gereja yang dibentuk-Nya. Bersediakah kita?                 jp