Allah Peduli Dengan Kehidupan Pernikahan

by samuelyasa


Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.                                                                            Matius 19:5-6

Allah yang menciptakan lembaga keluarga, maka Allah juga yang akan memberkati dan mengaturnya (Kej 1:28; 2:24).Allah memberi mandat kuasa kepada keluarga melalui Adam (Kej.2:15).  Kejadian  2:22-23; 3:16 memberitahukan bahwa perempuan diambil dari laki-laki, karena itu isteri tunduk pada suami. Disamping itu Yesus sendiri  adalah model bagi suami -isteri; yakni sumai haruslah mengasihi isteri, seperti Yesus mengasihi gereja-Nya dan dalam hal isteri tunduk pada suami seperti Dia tunduk kepada Bapa.

 

Ketika Allah sendiri telah memerhatikan dan peduli terhadap kehidupan keluarga—khususnya dalam hal ini, pernikahan—kita, maka sudah sepatutnyalah kita juga memberikan prioritas perhatian terhadap pernikahan kita sebagai suatu hal yang penting dalam hidup. Banyak pernikahan gagal, karena suami atau isteri telah menikah dengan pekerjaannya, dimana pekerjaan merupakan prioritas utama dalam hidup banyak orang di masa ini dan mengabaikan kehidupan pernikahan.

 

Beberapa hal yang penting untuk diperhatikan dalam hal ini adalah;

  • Sharing: suami isteri perlu berbagi dalam segala hal dan tidak ada rahasia di antara mereka, seperti ketika Adam dan Hawa di zaman dulu yang telanjang tetapi mereka tidak menjadi malu (Kej. 2:25)
  • Appreciate: suami isteri perlu saling menghargai dan menghormati satu terhadap yang lain. Khususnya suami yang ditetapkan menjadi kepala, perlu mengormati isterinya supaya doanya jangan terhalang (1Ptr.3:7)
  • Trust: suami isteri perlu saling percaya 1

 

Bisakah kita memberikan perhatian lebih terhadap kehidupan pernikahan kita dan mengasihi pasangan hidup kita apa adanya?Seperti Tuhan mengasihi kita apa adanya? Kunci keberhasilan pernikahan sampai masa tua adalah mengasihi pasangan hidup kitaapa adanya, yakni dengan segala kelemahan dan kekuatannya masing-masing.              Dan