Peduli pada apa yang Allah Peduli

by samuelyasa


(Yohanes 3:16, 1 Yohanes 3:16)

 

Ron Hutchcraft, salah satu penulis Kristen, dalam tulisannya “Your Life’s Most Memorable Legacy” mencatat kisah dan pelajaran yang dapat kita ambil dari kehidupan salah satu presiden Amerika Serikat terbesar; Ronald Reagan. Kehidupan Ronald Reagan sangat mempengaruhi banyak orang Amerika dan dunia ini, yang tragisnya ia sendiri pelan-pelan terlupakan karena penyakit Alzheimer yang dideritanya. Prestasinya sebagai aktor Holywood, Gubernur California dan Presiden Amerika Serikat, akhirnya terhapus dalam ingatannya sendiri.

 

Tetapi ada satu kenangan yang terus diingatnya hingga akhir hidupnya, Ia mempunyai satu foto yang mengabadikan dirinya dalam seragam penjaga pantai di Kota Rock River, Illinois. Tiap kali orang menanyakan tentang foto itu yang digantung di kantornya setelah ia pensiun dan melupakan sebagian besar kisah hidupnya sendiri, ia akan dengan ceria menjawab, “Oh, foto itu diambil ketika saya berusia 17 tahun. Ketika itu, saya menyelamatkan 77 orang!” Setelah semua yang dilakukan dan dikatakannya, hal yang paling dan masih diingatnya adalah tetap mengenai orang-orang yang pernah ia selamatkan dari ancaman kematian. Memang, tidak ada yang lebih bernilai dalam hidup ini daripada hal hidup dan mati, khususnya bila hal itu mengenai hidup dan mati secara kekal. Yohanes 3:16 dan 1 Yohanes 3:16merupakan dua ayat yang memiliki satu napas dalam memahami Kasih dan Kepedulian Kristus.

 

Yang satu tidak dapat dilepaskan dari yang lain. Ketika kita benar-benar memahami dan menghargai kepedulian total Allah dalam Yohanes 3:16, sebenarnya kita dengan sendirinya akan mengamini isi 1 Yohanes 3:16.Esensi Yohanes 3:16 dan 1 Yohanes 3:16 adalah totalitas.Sebagaimana pelayanan kita lainnya kepada Tuhan, ketika kita membagikan Injil kita dituntut standar tertinggi, bahkan nyawa kita, bila memang harus. Di Sorga kelak, yang akan diperhitungkan kepada kita, bukan mengenai prestasi duniawi kita di dunia ini, tetapi berapa jiwa yang kita bawa kepada Kristus, langsung maupun tidak langsung. Tidak ada

 

prestasi yang memberi efek kekal selain memberitakan Injil Yesus Kristus.Tidak ada kebahagiaan yang lebih bernilai selain melihat orang-orang di sekitar kita saat kita hidup di dunia ini, apalagi orang-orang yang kita kasihi dan peduli, sama-sama dengan kita menikmati kekekalan.

 

Untuk itu, pergi dan katakanlah bahwa Allah sangat peduli dan kita juga peduli pada yang Allah peduli! Dan