ROH KUDUS VS ROH SETAN(PEPERANGAN ROHANI)

by samuelyasa


Sebab Dia yang telah meneguhkan kami bersama-sama dengan kamu di dalam Kristus, adalah Allah yang telah mengurapi, memeteraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita.

(2Kor.1:21-22)

Akhirnya, ada tiga kemungkinan dari apa yang kita sebut “perang rohani”. Pertama, perang rohani dalam arti melawan kelemahan dosa diri sendiri. Kedua, perang rohani dalam arti melawan godaan keduniawian. Ketiga, perang rohani karena diserang roh-roh jahat. Dalam pertumbuhan, hidup sehari-hari, dan pelayanan, pasti tiga jenis perang rohani itu akan kita hadapi. Dua yang pertama tidak perlu diartikan sebagai perang melawan kuasa-kuasa roh jahat. Di dalam Kristus, yaitu bila dalam pertolongan Roh Kudus kita bersatu dengan Kristus dalam kematian dan kebangkitan-Nya, kita dapat mengatasi sifat dosa kita dan godaan dunia ini. Tetapi, bila kita tidak bersekutu dengan-Nya, bisa jadi kelemahan dan kegagalan kita dimanfaatkan iblis dan roh-roh jahat untuk kepentingan kejahatan mereka. Hanya konflik ketigalah yang patut kita golongkan sebagai perang melawan kuasa-kuasa jahat di angkasa. Bila itu terjadi, Tuhan tidak meninggalkan kita sebagai piatu. Pastikan bahwa tidak ada peluang di pihak kita yang menjadi sebab roh-roh jahat itu beroleh kesempatan menyerang kita. Alkitab juga menyatakan bahwa kehadiran Roh Kudus di dalam diri orang percaya adalah juga sebagai jaminan kemenangan dalam menghadapi peperangan rohani dan mampu menjalani proses pengudusan hidup (Gal 5:23; Ef 1:15-16; 2 Kor 1:22). Sehingga ketika seorang menjadi Kristen ia disebutkan bahwa ia dilahirkan dalam Roh Kudus, disucikan oleh Roh Kudus, berjalan dalam Roh Kudus, bersekutu dengan Roh Kudus, hidup dalam Roh Kudus, bersukacita dalam Roh Kudus, karena Roh Kudus memang tinggal di dalam orang percaya. Roh Kudus bekerja melampaui kemampuan manusia dan keinginan-keinginannya. Roh Kudus sanggup mempengaruhi natur dasar manusia dan menyentuh alam bawah sadar manusia dan terus menerus mengerjakan rencana-Nya yang indah dalam diri orang percaya. Roh Kudus tidak pernah memaksakan kehendak-Nya kepada manusia, Ia menuntun setiap anak-anak Allah untuk hidup dan menghasilkan buah-buah kebenaran yang berasal dari diri-Nya sendiri. Kehadiran Roh Kudus di dalam diri orang Kristen merupakan kehadiran Allah di dalam diri orang percaya. Sumber dari segala kehidupan spiritual orang percaya hanya berasal dan bersumber dari kehadiran Roh Kudus di dalam diri setiap orang percaya. Marilah kita senantiasa tunduk dan taat dan senantiasa bergantung pada Allah Roh Kudus. Itulah rahasia kemenangan Kristen. Soli Deo Gloria. Dan