ROH KUDUS VS ROH SETAN (PEPERANGAN ROHANI)

by samuelyasa


Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya. (Efesus 1:14)

Di kalangan Kristen tertentu, ada banyak yang menganggap bahwa orang percaya (orang Kristen) bisa dirasuk roh setan. Mereka mendasari pandangannya atas pengalaman pribadi yang dialami oleh seseorang. Ketika melihat ada orang percaya yang kerasukan setan, maka banyak orang yang kemudian mengatakan bahwa: “berarti orang Kristen bisa dirasuk setan”. Namun di dalam awal suratnya kepada jemaat Efesus ini Paulus menekankan tentang berkat-berkat rohani atau kekayaan orang percaya di mana ketika seseorang talah dipilih di dalam kasih karunia Allah, maka ia dimeteraikan oleh Roh Kudus. Roh Kuduslah yang tinggal di dalam diri setiap orang percaya. Dalam teks ini kita bisa melihat Allah Tritung¬gal. Bapa memilih, Anak menebus, Roh Kudus sebagai meterai. Arti meterai antara lain menyatakan bahwa kita benar/menyatakan kita sebagai anak Allah, tanda pemilikan, dan tanda kepastian. Kita dimeteraikan oleh Roh Kudus pada saat kita percaya (ay 13 – ‘ketika kamu percaya’. bdk. Kis 2:38). Sedangkan kata “Jaminan” berarti ‘uang muka’yang mengesahkan suatu kontrak / pembelian, dan memberikan kepastian bahwa pembayaran akan dilunasi. Roh Kudus disebut sebagai uang muka, menunjukkan bahwa Ia adalah jaminan bagi keselamatan maupun berkat-berkat yang lain. Jadi Roh Kuduslah yang menyebabkan kita bisa memastikan bahwa berkat-berkat rohani akan kita terima. Dan, Roh Kudus juga merupakan jaminan bagi kita bahwa kita tidak akan terhilang ataupun dikontrol oleh kuasai lain.

Pendapat bahwa roh setan bisa merasuk bertentangan dengan pernyataan bahwa saat seseorang percaya, Roh Kudus pasti diterima dan dimeteraikan dalam hidup kita (kita dipenuhi Roh Kudus; Ef 1:13). Roh Kudus menjadi jaminan bagi kita (Ef 1:14a), artinya kita tidak perlu takut lagi dengan persoalan, masalah, bahkan tidak perlu takut pada setan. Allahlah yang berkuasa penuh di dalam diri kita sehingga tidak akan ada kuasa lain yang mampu mengambil alih. Ketika kita sudah dipenuhi Roh Kudus, maka tidak mungkin Roh setan bisa merasuk sehingga pada akhirnya membuat kita menjadi kerasukan setan, apalagi sampai mengalami berbagai macam manifestasi. Terang dan gelap tidak bisa bersatu, kejahatan dan kekudusan tidak bisa bersatu, Roh Kudus dan setan tidak mungkin bersatu : Orang Kristen yang sejati, tidak bisa di rasuk setan. Roh Kuduslah yang berkuasa penuh atas hidup kita—ketika kita sungguh-sungguh menjadi orang Kristen sejati, bukan Kristen KTP. Dan