SEMUA ORANG PERCAYA DITITIPKAN KARUNIA ROHANI

by samuelyasa


15Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat.

Matius 25: 15

Kisah ini bukanlah sebuah kisah yang baru bagi setiap kita. berkali-kali kita mendengarkan khotbah yang diambil dari perikop ini. Tetapi jangan lupa karena perikop ini adalah sebuah perikop yang sangat penting karena di dalamnya kita kembali diingatkan kembali tentang talenta/karunia rohani yang diberikan Tuhan kepada kita. dalam kisah ini dituliskan bahwa sang tuan memanggil ketiga hambanya dan kepada ketiga hamba tersebut diberikan talenta masing-masing lima, dua dan satu. Dari sini pelajaran apa yang dapat kita tarik? Dari pemberian talenta ini saja maka kebenaran yang harus kita terima adalah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak mendapatkan pemberian dari Tuhan. Semua orang mendapatkan bagiannya masing-masing. Dan yang paling menarik adalah frasa “menurut kesanggupannya”. Frasa ini memperlihatkan kepada kita betapa bijaksananya sang tuan yang memberikan talenta itu kepada para hambanya. Tuan ini adalah seorang tuan yang sangat memperhatikan para hamba yang bekerja padanya. Tuan ini mengenal siapa hambanya dan sampai sejauh mana batas kemampuannya. Itulah sebabnya ia memberikan lima talenta kepada hamba yang mampu mengerjakan lima talenta. Ia memberikan dua talenta kepada hamba yang mampu mengerjakan dua talenta dan satu tamenta kepada yang sanggup satu. Pemberian talenta ini tidaklah menjadi bagian yang memberatkan hamba-hambanya.

Belajar dari perikop ini maka kita semakin diperjelas tentang karunia ini. Setiap orang mendapatkan bagiannya sesuai kemampuannya. Setiap kita orang percaya memiliki karunia tersebut dalam diri kita entah itu lima, dua atau satu. Jangan mengatakan bahwa kita tidak memiliki karunia apapun di dalam diri kita karena semua orang mendapatkan karunia tersebut minimal satu. Permasalahan yang seringkali muncul adalah bukannya ketidaktahuan kita akan karunia rohani kita tetapi ketidakmautahuan kita tentang karunia tersebut karena memang kita tidak mau mengerjakan karunia tersebut dengan bertanggung jawab. Mari minta pada Tuhan untuk menolong kita menemukan karunia rohani yang Tuhan titipkan kepada kita untuk kita kerjakan. Berdoalah dengan sungguh-sungguh sehingga kita akan menemukannya. Amin. Jho