ROH KUDUS: MEMULIAKAN KRISTUS

by samuelyasa


Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku. Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.” (Yoh. 16:14-15)

Roh Kudus tidak membawa kebenaran sendiri, maka Ia selalu memuliakan Yesus dalam segala pekerjaan dan perilakunya. Dalam konteks ini, dunia menghina Yesus di muka umum, meludahi Yesus, dan terakhir menyalibkan Yesus, karena dunia tidak memiliki “kebenaran ilahi”, dunia memuliakan dirinya sendiri. Dunia memiliki kebenarannya sendiri, maka dunia memuliakan diri sendiri dan menyalibkan Yesus. Oleh sebab itu Alkitab berkata: Roh Kudus memuliakan Yesus dengan mengambil apa yang dari pada Yesus yaitu kebenaran dan diberitahukan pada kita.

Roh Kudus yang memiliki kebenaran itu mengembalikan dan membawa harta Kristus yakni kemuliaan itu kepadaNya karena dunia telah menghina, mencuri, melecehkan kemuliaanNya. Jadi kemuliaan dan kebenaran adalah milik Yesus. Oleh sebab itu memuliakan diri sendiri berarti ‘mencuri’ kemuliaan Kristus, sebab kemuliaan itu adalah milik Yesus. Contoh: Lucifer, memiliki kebenaran, tapi mau memuliakan diri sendiri. Menggunakan kebenaran untuk kepentingan dan ambisi pribadi (Yesaya 14:12-21). Jikalau Roh Tuhan ada dalam hati seseorang, ia akan menjadi seorang yang menyembah dan memberikan kemuliaan hanya bagi Kristus.

Ada berapa banyak anak-anak Tuhan yang masih senang meninggikan diri, memuliakan diri sendiri, karena tidak memiliki kebenaran Kristus. Mereka mencuri kemuliaan Kristus. Menggunakan kebenaran Kristus untuk kemuliaan dirinya, untuk kepentingan pribadi dan mencari uang seperti Yudas Iskariot. Orang yang demikian telah menghina Yesus, menghujat Yesus, dan menyalibkan Yesus kembali. Ingat “orang yang suka memuji diri sendiri dan meninggikan diri, dalam dirinya tidak ada Roh Allah, tapi roh setan. Pertanyaan untuk direnungkan: roh siapa yang ada pada diri anda?

Doa: ampuni kami Tuhan apabila kami masih suka meninggikan diri sendiri, biarlah pelayanan dan apapun yang kami kerjakan senantiasa memuliakanMu. SP