ROH KUDUS: MEMIMPIN ORANG PERCAYA KEPADA KEBENARAN

by samuelyasa


Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang (Yoh. 16:13).

Salah satu pekerjaan besar Roh Kudus adalah membimbing orang Kristen ke dalam seluruh kebenaran dengan cara mengingatkan kita tentang segala perkara yang telah dikatakan Kristus. Makna kebenaran Allah bukanlah sekedar ajaran-ajaran atau doktrin. Kebenaran Allah menyangkut manifestasi yang dinyatakan dalam kehidupan bersama dengan sesama. Ada dua macam kebenaran: pertama, aletheia merupakan prinsip Kebenaran (absolute truth – kebenaran mutlak atau ultimate truth – kebenaran tertinggi), ini adalah kebenaran yang melampaui segala kebenaran. Kebenaran itu adalah Kristus sendiri (Yoh.14:6). Kedua, dikaiosyne – praktek kebenaran atau menyatakan kebenaran.

Jadi ada landasan kebenaran dan praktek kebenaran. Dan semua manifestasi atau pekerjaan Roh Kudus selalu sesuai dengan kebenaran Kristus dan tidak pernah bertentangan dengan kebenaran Kristus. Artinya kebenaran Allah harus dinyatakan atau diamalkan sehingga selalu terhayati dalam kenyataan hidup. Tepatnya kebenaran Allah akan menjadi kebenaran yang membebaskan jikalau dapat disaksikan dalam perilaku. Dalam keberdosaanya manusia tidak memiliki kebenaran, oleh sebab itulah Roh Kudus mengajar dan memimpin orang percaya kepada kebenaran supaya setiap orang percaya hidup dalam kebenaran.

Ketika seseorang insaf akan kebenaran Kristus, maka dia akan menolak untuk ambil bagian dalam perkara-perkara duniawi. Tetapi pertanyaanya adalah: apakah kita juga konsisten untuk memberlakukan kebenaran Allah dalam kehidupan kita? Apakah kita mau menolak ajakan dunia untuk tidak jujur dalam mengelola keuangan perusahaan, menolak pemakaian zat-zat kimiawi yang berbahaya dalam pembuatan makanan atau minuman, menolak korupsi dan sebagainya. Keinsafan akan kebenaran berarti kita secara sadar dan sengaja menolak untuk melakukan kompromi dengan dosa.

Doa: Tuhan, ampuni kami jika kami tidak hidup dalam kebenaran-Mu, tolong dan pimpinlah kami ya Roh Kudus agar senantiasa hidup dalam kebenaran. SP

Iklan