ROH KUDUS: MENGINSAFKAN DUNIA

by samuelyasa


Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi; akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum (Yoh. 16:8-11).

Dosa merupakan bagian inti yang secara potensial memiliki kekuatan merusak kehidupan manusia untuk menjauhkan dan menolak kasih-karunia Allah. Kuasa dosa terus-menerus mendorong manusia untuk menolak Kristus selaku Juruselamat dan melakukan apa yang jahat. Untuk itulah Roh Kudus bekerja untuk menginsafkan tentang kesalahan manusia ‘akan dosa’, karena mereka tidak percaya kepada Kristus. Kata ‘menginsafkan’ memiliki pengertian: menghardik, membuka tabir dosa dunia, karena belas kasihanNya. Jadi, Roh Kudus merupakan ‘tongkat penghalau’, merupakan hati nurani rohani, yang membawa pada kesadaran akan dosa. Pada waktu Roh Kudus menginsafkan dunia tentang dosa, ia menunjukkan dihadapan kita fakta bahwa kita adalah orang berdosa.

Roh Kudus juga menginsafkan kita akan ‘kebenaran’. Inilah karya Roh Kudus yang juga sangat penting dalam kehidupan orang percaya, selalu menginsafkan kita bahwa kebenaran selalu tercermin dalam diri Yesus Kristus. Jadi, Roh Kudus akan menunjukkan kepada kita contoh kehidupan Kristus. Dengan demikian, jika kita menghadapi keputusan tentang karier, atau diperhadapkan dengan keputusan etis, Roh Kudus akan mengingatkan dan menunjukkan bagaimana kita seharusnya bertindak dalam situasi-situasi tertentu.

Selanjutnya Roh Kudus menginsafkan kita akan ‘penghakiman, karena penguasa dunia telah dihukum’. Roh Kudus menunjukkan kepada kita fakta bahwa dunia dan semua yang ada di dalamnya ada di bawah penghakiman Allah. Dan ada saatnya nanti setiap orang akan menghadap takhta pengadilan Allah, untuk mempertanggungjawabkan segala sesuatu yang telah diperbuatnya.

Doa: sungguh kami bersyukur, sebab Engkau memberikan Roh Kudus, yang senantiasa mengingatkan dan menginsafkan kami dari perbuatan dosa. SP