BUKTI NYATA

by samuelyasa


Tetapi barangsiapa menuruti firman-Nya, di dalam orang itu sungguh sudah sempurna kasih Allah; dengan itulah kita ketahui, bahwa kita ada di dalam Dia. Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup.

1 Yohanes 2:5-6

Berbicara tentang Imanuel tidak hanya dari sisi Allah yang senantiasa beserta dengan kita, tinggal di dalam kita, tetapi di sisi lain kita juga tinggal di dalam Tuhan. Yohanes mengingatkan kepada kita bahwa tinggal di dalam Tuhan tidak berarti kita tidak melakukan apa-apa, melainkan merupakan suatu proses kehidupan yang harus kita jalani seumur hidup kita. Proses tersebut adalah proses untuk terus menaati firman Tuhan, hidup semakin serupa Kristus. Di dalam pasal 3 berbicara mengenai proses untuk terus dikuduskan dan hidup menyatakan kasih Tuhan kepada sesama. Ini berarti proses untuk kita semakin menanggalkan ke-aku-an kita dan makin mengenakan karakter Kristus pada diri kita.
Bagian ini tidak sedang berbicara bahwa hidup kudus, menyerupai Kristus dan hidup mengasihi merupakan syarat untuk Tuhan tinggal di dalam kita. Justru sebaliknya, kehidupan yang demikian adalah bukti nyata bahwa Allah sudah tinggal di dalam kita dan kita tinggal di dalam Dia. Kehidupan seperti itu adalah kehidupan yang dituntut oleh orang-orang yang belum tinggal di dalam Tuhan. Mereka senantiasa menyaksikan kehidupan anak-anak Tuhan. Sekali kita menjadi batu sandungan bgi mereka, akan sulit bagi mereka untuk mengenal dan menerima Kristus. Pengalaman demikian pernah terjadi dalam pengalaman hidup Mahatma Gandhi yang mengatakan, “I like your Christ, but I don’t like you, Christians because you, Christians are unlike your Christ. (Aku menyukai Kristus yang kalian miliki, tetapi aku tidak menukai kalian, orang Kristen karena kalian orang Kristen tidak seperti Kristus yang kalian miliki)” Itu dikatakannya karena orang Kristen pada waktu sangat diskriminatif terhadap orang India.
Jika Kristus yang adalah Tuhan telah menjadi sama dengan manusia untuk menyelamatkan kita, maka kita yang sudah diselamatkan Tuhan sudah seharusnya hidup makin serupa Kristus, dengan demikian Imanuel sungguh nyata dalam hidup kita dan Tuhan selalu dimuliakan melalui hidup kita. -va

Iklan