One Way Jesus versus Mormon

by samuelyasa


demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia.Di dalam hukum Taurat hanya terdapat bayangan saja dari keselamatan yang akan datang, dan bukan hakekat dari keselamatan itu sendiri. Karena itu dengan korban yang sama, yang setiap tahun terus-menerus dipersembahkan, hukum Taurat tidak mungkin menyempurnakan mereka yang datang mengambil bagian di dalamnya.                                                              Ibrani9:28-10:1

 

Gerakan ajaran Mormon ini menyebut diri sebagai “Gereja orang –orang Kudus pada akhir zaman”.Gerakan ini didirikan oleh seorang Amerika yang bernama Joseph Smith pada tahun 1830.Pada tahun 1831, Gerakan Mormon mengumumkan pengajaran mereka dalam 13 (tiga belas) pasal kepercayaan, yang antara lain ketika berbicara tentang keselamatan, memahaminya demikian: kematian Yesus tidak dapat menyelamatkan orang lain, melainkan hanya Adam. Keselamatan yang sesungguhnya hanya diperoleh melalui ketaatan pada peraturan-peraturan, sakramen-sakramen Mormon dan perbuatan baik.Baptisan yang dilaksanakan pendeta Mormon dapat menghapus dosa. Dengan kata lain, baptisan merupakan syarat mutlak untuk mendapat keselamatan. Mereka juga mengajarkan bahwa anggota Mormon ini dapat menggantikan sanak saudara yang sudah meninggal untuk dibaptiskan dan ini berarti bahwa orang yang sudah meninggal masih mempunyai kesempatan untuk diselamatkan, asalkan ada orang yang hidup mau dibaptiskan untuk mereka.Pemahaman yang demikian dangkal tentang keselamatan sungguh mengerikan apabila itu berkembang dan mengguncangkan iman Kristen yang puritan.Kristus, Dia sendiri adalah Imam dan sekaligus korban (Ibrani 9:26; 10:12). Pencurahan hidup-Nya dan darah-Nya dalam kematian-Nya mengerjakan penebusan.sehingga sejak itu manusia dengan hati nurani yang bersih dapat masuk ke hadirat Allah berdasarkan perjanjian baru, yg disahkan oleh Allah melalui pengantaraan-Nya (Ibrani 9:15; 12:24). Surat Ibrani yang menggarisbawahi penekanan macam itu kepada Kristus sajalah yang dapat menyelesaikan soal dosa, guna menyediakan keselamatan kekal.(ant)

 

Doa: Anak Domba Allah yang terkasih, betapa agung pengorbanan yang Engkau berikan menyediakan penebusan kekal bagi yang percaya. Dengan syukur aku bersukacita dalam karunia yang menakjubkan ini! Amin