Bilur-Nya Sembuhkanku

by samuelyasa


Yesaya 53:4-6

 

Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian (Yes. 53:4-6)

 

Frasa “oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh” seringkali digunakan oleh beberapa anak Tuhan untuk “menuntut” kesembuhan secara jasmani dari Tuhan.  Namun, jika dilihat dari dari konteks frasa ini ditulis, maka dengan jelas kita dapat mengetahui bahwa sesungguhnya frasa ini tidak sedang berbicara mengenai kesembuhan secara jasmani.  Jika demikian halnya, kesembuhan jenis apa yang dibicarakan dalam bagian ini?

Jika kita membaca mulai dari 52:13, maka kita akan mendapati bahwa sesungguhnya bagian yang kita baca masih dalam satu bagian, di mana berbicara mengenai seorang hamba Tuhan.  Seorang penafsir mengatakan bahwa hamba Tuhan yang digambarkan pada bagian ini (ay. 4-6) adalah Kristus, di mana Kristus menanggung penyakit kita, yaitu dosa.  Penafsiran ini akan menjadi lebih jelas apabila kita memperhatikan frasa dalam ayat ke-5, “ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya.”  Hal ini berarti bahwa hukuman yang diterima oleh hamba Tuhan itu mendatangkan keselamatan bagi kita.  Siapakah hamba Tuhan itu?  Ia adalah Kristus.  Selain itu, frasa dalam ayat ke-6, “TUHAN telah menimpakan kepadanya (hamba Tuhan itu) kejahatan kita sekalian.”  Hal ini menunjuk kepada segala kejahatan kita ditimpakan kepada hamba Tuhan itu, yaitu Kristus.

Setelah mempelajari secara singkat mengenai bagian ini, maka kita mengerti bahwa sebenarnya frasa “oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh” menunjuk kepada keselamatan kita, orang-orang percaya bukan kepada kesembuhan dalam hal jasmaniah.  Karena dosa kita, Kristus, hamba Tuhan itu menderita.  Segala dosa, pelanggaran dan kesalahan kita ditimpakan kepada-Nya dan oleh bilur-bilur-Nya (pengorbanan-Nya) kita menjadi sembuh, dalam pengertian kita diselamatkan.

 

Doa: Tuhan, bersyukur buat firman-Mu hari ini.  Bersyukur kebenaran yang boleh kumengerti hari ini bahwa pengorbanan-Mu membuat aku menjadi “sembuh.”  Terima kasih Tuhan.