Sebab Dia Bukan Hanya Mengampuni

by samuelyasa


Tetapi Aku akan melepaskan mereka dari segala penyelewengan mereka, dengan mana mereka berbuat dosa, dan mentahirkan mereka, sehingga mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allahnya.

(Yeh. 37:23b)

 

Aku akan memberikan mereka hati yang lain dan roh yang baru di dalam batin mereka; juga Aku akan menjauhkan dari tubuh mereka hati yang keras dan memberikan mereka hati yang taat.

 

(Yeh. 11:19)

 

“Apakah kamu tahu untuk apa kamu meminta maaf?Sebab permintaan maafmu tidaklah berarti apa-apa jika kamu tidak mengerti kesalahanmu dan melakukan perubahan.”Itulah yang mungkin kita katakan kepada orang yang berulang kali meminta maaf kepada kita namun kemudian melakukan kesalahan lagi dan lagi. Terkadang permintaan maaf sering kali kita lakukan untuk memenuhi  tuntutan etika pergaulan, entahkah hati kita sebetulnya tidak sungguh-sungguh menyesali kesalahan kita atau bahkan memahami kesalahan yang kita lakukan. Kita melakukannya sebagai suatu pemenuhan terhadap etika pergaulan dan untuk mendapatkan penerimaan dari pihak lain.

Pengampunan dosa dimulai dari pengakuan dosa di hadapan Allah.Menyedihkan sekali kalau kita sekedar mengakui dosa hanya sebagai formalitas dan untuk memperoleh pengampunan tanpa adanya kesadaran tentang dosa yang kita lakukan dan penyesalan terhadapnya.Memang tidak bisa disangkali bahwa natur keberdosaan kita kerap kali membuat kita sulit untuk lepas dari dosa.Kita punya kecenderungan untuk melakukan dosa dan dosa lagi.Terkadang kita mungkin putus asa karena kita gagal dan gagal lagi.Tapi ada kebenaran yang indah mengenai pengampunan dosa. Allah bukan saja mampu mengampuni kita karena dosa-dosa yang kita lakukan, namun ia juga berkuasa untuk mengubahkan hati kita. Bukankah pertobatan juga terjadi oleh karena Roh Kudus menjamah hati kita, melembutkan hati kita sehingga kita menyadari dosa-dosa dan membuat kita menyadari bahwa kita membutuhkan Yesus.

Seperti telah saya katakan sebelumnya, bahwa Allah mengampuni kita artinya Ia memberikan kesempatan kepada kita untuk menjadi lebih baik, menjadi semakin serupa Dia. Allah mampu mengubahkan hati kita, namun di sisi lain, kita juga harus mengupayakan perubahan hidup terjadi di dalam hidup kita.                                                                                 Nix’z